Kompas.com - 21/06/2013, 14:52 WIB
Bayi kembar siam Rahma Maulida dan Nurul Maulida, putri pasangan Yuda Winarno (22) dan Sika Jayati (22) asal Banyuwangi, sedang digendong Nina Soekarwo, istri Gubernur Jawa Timur Soekarwo di RS dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZALBayi kembar siam Rahma Maulida dan Nurul Maulida, putri pasangan Yuda Winarno (22) dan Sika Jayati (22) asal Banyuwangi, sedang digendong Nina Soekarwo, istri Gubernur Jawa Timur Soekarwo di RS dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur.
|
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com - Kembar siam dempet perut asal Banyuwangi Jawa Timur, Rahma Maulida dan Nurul Maulida ternyata tidak memiliki fisik yang normal. Nurul terancam buta permanen, sementara Rahma memiliki kelainan di organ jantungnya.
 
Ketua Tim Pusat Penanganan Bayi Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD Dr. Soetomo, Agus Harianto, Kamis (20/6/2013) mengatakan, karena dilahirkan prematur, kondisi mata Nurul belum sempurna pembentukannya.

"Retina mata terbentuk 14-16 minggu. Sebelum itu, akan terjadi kekurangan nutrisi dan gangguan lain, karena itu risiko kebutaan tinggi bagi bayi yang lahir prematur," jelasnya.
 
Hasil pemeriksaan tim dokter menyebutkan jantung Rahma mengalami  kelainan PDA (Patent Ductus Arteriosus) sedang, dan pulmonary stenosis ringan. "Namun dua kelainan pada jantung Rahma itu tidak membahayakan jiwa sang bayi," ujarnya.
 
Nurul-Rahma saat ini tengah dirawat intensif di RSU dr Soetomo, sembari menunggu penambahan berat badan menjadi minimal 10 kilogram untuk dilakukan operasi pemisahan. Nurul-Rahma adalah putri pasangan Yuda Winarno (22) dan Sika Jayati (22) asal Banyuwangi.
 
Rahma-Nurul sebenarnya memiliki satu saudara lagi yang dilahirkan secara bersamaan melalui operasi. Namun kondisinya normal dan berkelamin laki-laki yang diberi nama Alfino. Ketiganya dilahirkan pada 29 Januari 2013 di RS Al Huda Banyuwangi.

Meski tidak mendapatkan perawatan khusus, Alfino tetap berada bersama dua saudaranya yang kembar agar mendapatkan kasih sayang yang sama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X