NEWS
Salin Artikel

"Gurunya Jahat, Ambil Sampah Plastik dan Suruh Masuk dalam Mulut Kami"

KOMPAS.com - DS, siswa SDN 50 Buton yang disuruh makan sampah plastik oleh gurunya berinisial MS mengaku trauma untuk pergi ke sekolah.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di SDN 50 Buton Desa Wining, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buto, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (21/1/2022).

Dalam kejadian itu, ada 16 murid yang disuruh MS untuk makan sampah plastik.

“Tak mau ke sekolah, gurunya jahat. Ada 16 orang dikasih makan. Suruh kasih masuk dalam mulut,” kata DS, saat ditemui di rumahnya, Rabu (24/1/2022).

Kata DS, sampah plastik itu diambil gurunya dari tempat sampah.

Setelah diambil, MS kemudian menghukum mereka untuk memasukan sampah itu ke dalam mulutnya.

"Dia (guru MS) ambil sampah dan kasih makan kami. Sampah itu dia ambil dari tempat sampah, sampah plastik,” ujarnya.

Kejadian yang dialami DS dan temannya berawal saat MS sedang mengajar di kelas 4.

Saat mengajar, murid kelas 3A ribut karena guru kelasnya belum datang.

Kemudian, MS datang dan mengimbau kepada murid kelas 3A untuk tidak ribut.


Karena ribut kembali, MS kemudian masuk kembali ke dalam kelas 3A sambil menutup pintu hingga menghukum murid itu dengan memakan sampah plastik.

Disesalkan orangtua murid

Terkait dengan kejadian itu, orangtua DS, Florentinus Leda menyesalkannya. Sebab, anaknya menjadi trauma dan tidak mau sekolah.

“Sangat menyesalkan, kenapa ada guru seperti itu. Seharusnya guru itu mendidik,” katanya.

Atas kejadian yang dialami anaknya, Florentinus berencana akan melaporkan oknum guru itu ke Polres Buton.

Oknum guru yang hukum muridnya makan sampah plastik sudah ditegur

Perwalian guru SDN 50 Buton, Musrianto membenarkan adanya kejadian itu.

Kata Musrianto, usai kejadian tersebut oknum guru tersebut sudah ditegur.

“Kami sudah menegur kepada yang bersangkutan, di situ saat ada mediasi, bahwa guru yang bersangkutan khilaf dan menyesal melakukan itu dan merasa bersalah dengan tindakan yang dilakukan dan berjanjian tidak akan mengulanginya lagi,” kata Musrianto.


Musrianto mengatakan, dari pengakuan muridnya, sampah itu diambil dari dalam bak sampah, namun sampah itu belum terkontaminasi dengan sampah lainnya.

“Hanya digarisbawahi, kalau sampah itu umum, saya sampaikan yang diberikan itu kulit dari snack, dan itu belum terkontaminasi atau bercampur dengan sampah lainnya karena masih bagian di atas,” ujarnya.

Polisi lakukan penyelidikan

Sementara itu, dikutip dari TribunSultra.com, Kapolres Buton AKBP Gunarko mengatakan, usai kejadian itu salah satu orangtua siswa sudah melaporan ke pihaknya.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya sedang melakukan penyelidikan, penyidik akan memanggil pihak yang terkait kejadian itu.

"Lalu kita tentukan unsur pidananya. Tapi kita harapkan dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan menjadi pembelajaran untuk semuanya," kata Gunarko, Kamis (27/1/2022) dikutip dari TribunSultra.com.

(Penulis : Kontributor Baubau, Defriatno Neke | Editor : Ardi Priyatno Utomo)/TribunSultra.com

https://regional.kompas.com/read/2022/01/27/142806378/gurunya-jahat-ambil-sampah-plastik-dan-suruh-masuk-dalam-mulut-kami

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.