Salin Artikel

Covid-19 di Banyumas Belum Terkendali, Sekolah Batal Dibuka

Bupati Banyumas Achmad Husein mengungkapkan, berdasarkan penghitungan yang dilakukan, reproduksi efektif virus corona (Covid-19) masih berada di angka 1,5.

"Belum (jadi dibuka), karena angka reproduksi efektifnya hari ini itu masih 1,5, masih tinggi, belum memenuhi syarat untuk tatap muka," kata Husein di rumah dinas bupati, Selasa (18/8/2020).

Husein mengatakan, untuk dapat membuka sekolah angka reproduksi efektif virus harus di bawah angka 1.

"Kalau di bawah angka 1 selama satu bulan berturut-turut, atau katakan lah satu dua minggu, dan tidak ada kecenderungan akan meningkat, itu baru kami berani sekolah," jelas Husein.

Lebih lanjut Husein mengatakan, untuk saat ini pihaknya akan fokus melakukan persiapan dengan menyusun standar operasional prosedur (SOP) dan simulasi.

"Tapi belum bisa dilakukan secara riil, karena masih sangat berbahaya," ujar Husein.

Dalam waktu dekat, kata Husein, akan kembali menggelar rapat bersama dinas dan sekolah untuk menyikapi persoalan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah orangtua siswa SMP di Kabupaten Banyumas, mengusulkan agar sekolah dapat segera dibuka setelah ditutup selama beberapa bulan akibat pandemi Covid-19.

Husein menjelaskan, terdapat beberapa skenario yang mungkin diterapkan apabila sekolah dibuka.

Pertama, kegiatan belajar mengajar tatap muka dilakukan di ruang terbuka. Alternatif kedua, dengan metode home visit.

Ketiga, apabila kondisi memungkinkan dapat dilakukan sekolah tatap muka di kelas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

https://regional.kompas.com/read/2020/08/19/06521541/covid-19-di-banyumas-belum-terkendali-sekolah-batal-dibuka

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke