NEWS
Salin Artikel

Begini Strategi Risma untuk Memangkas Biaya Pengelolaan Sampah di Surabaya

Salah satunya adalah dengan membangun 28 tempat pembuangan sampah terpadu (TPST).

Menurut Risma, pembangunan TPST ini dapat memangkas ongkos pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Keberadaan TPST membuat jarak pengiriman sampah menjadi lebih dekat. Di sisi lain, TPA tidak terbebani dengan jumlah sampah dari seluruh wilayah Surabaya.

“Karena kalau semua sampah masuk ke TPA, berat Surabaya bayarnya,” kata Risma saat berkunjung ke Menara Kompas, Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Risma mengatakan, TPST yang dibangun itu bukan hanya sebagai tempat pembuangan sementara. Namun, TPST dilengkapi fasilitas pengolahan sampah.

Misalnya, TPST memiliki kemampuan pemilahan sampah.

Kemudian, beberapa TPST sudah dipasangi mesin dan pembangkit listrik bertenaga 3 kilowatt. Mesin tersebut langsung dapat mengolah sampah menjadi kompos yang nantinya digunakan sebagai pupuk tanaman di sejumlah taman yang dimiliki Surabaya.

Namun, saat ini baru 3 TPST yang menggunakan tenaga listrik, yakni TPST Bratang, Jambangan dan Wonorejo.

“Jadi sampah itu dipecah ke beberapa TPST. Misalnya dia tinggal di Surabaya Timur, enggak perlu dia buang sampah ke TPA yang jaraknya 11 kilometer. Jadi, beban pengeluaran untuk transportasi bisa lebih murah,” kata Risma.

Menurut Risma, dia sudah memerintahkan Kepala Dinas Kebersihan Surabaya untuk mendirikan 5 TPST yang baru.

Pangkas beban TPA

Risma mengatakan, Pemerintah Kota Surabaya melibatkan kontraktor pengelola sampah yang dikontrak selama 20 tahun.

“Karena kami enggak punya uang, kontrak dengan investor (kontraktor) itu 20 tahun. Nah, setiap tahun, kami membayar sesuai dengan jumlah sampah yang masuk ke TPA,” kata Risma.

Risma mengatakan, masing-masing TPST mempekerjakan satuan tugas yang merupakan warga Surabaya. Para pekerja juga mendapat pelatihan atau transfer knowledge dari pihak kontraktor.

Menurut Risma, pengoperasian pengelolaan sampah di PTSP tidak terlalu sulit dilakukan.

“Ada yang lulusan SD, bahkan ada yang tunarungu kemarin dia kelola itu,” kata Risma.

Risma mengatakan, pembangunan TPST sudah terbukti dapat mengurangi beban TPA.

Menurut dia, sebelumnya total sampah yang diterima TPA per hari seberat 3.600 ton.
Namun, meski jumlah penduduk naik, jumlah sampah yang diterima TPA semakin berkurang.

Saat ini, jumlah sampah yang diterima TPA per hari sekitar 1.300 ton per hari.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta melakukan studi banding pengelolaan sampah mulai dari hulu sampai dengan proses akhir yang telah diterapkan Kota Surabaya.

Kunjungan mereka ke Surabaya langsung diterima Risma di Balai Kota Surabaya, Senin (29/7/2019).

Dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Provinsi DKI Jakarta Bestari Barus mengatakan, banyak hal yang patut ditiru dari teknologi pengelolaan sampah yang telah diterapkan di Surabaya.

Salah satunya, kata dia, bagaimana mengelola sampah dengan anggaran terbatas.

https://regional.kompas.com/read/2019/08/01/09234631/begini-strategi-risma-untuk-memangkas-biaya-pengelolaan-sampah-di-surabaya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.