Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perjalanan Kapolda Papua Kunjungi Kampung Halaman, Naik Pesawat hingga Arungi Sungai 2,5 Jam

Kompas.com - 28/03/2022, 14:48 WIB
Dhias Suwandi,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri melakukan kunjungan kerja ke beberapa titik di wilayah Papua bagian selatan pada 25-27 Maret 2022.

Titik-titik yang dikunjungi adalah Distrik Tanah Merah di Kabupaten Boven Digoel, Distrik Keppi dan Kampung Bade di Kabupaten Mappi.

Khusus Kampung Bade, daerah tersebut merupakan kampung halaman Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri.

Sebelum menuju Bade, Kapolda beserta rombongannya terbang dari Jayapura ke Merauke dan meneruskan perjalanan menggunakan pesawat kecil.

Dari Merauke, Kapolda terbang ke Distrik Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, selama 70 menit.

Kemudian, perjalanan dilanjutkan menggunakan pesawat kecil selama 20 menit menuju Distrik Keppi, Kabupaten Mappi.

Dari Keppi kemudian Kapolda menuju Bade, Distrik Edera.

Terdapat dua pilihan akses transportasi untuk menuju Bade, yaitu melalui jalur sungai dari Distrik Asiki, Kabupaten Boven Digoel, atau dari Distrik Keppi.

Baca juga: 450 Personel Yonif Raider dari Kaltim Dikirim ke Papua

Pilihan moda transportasi lainnya adalah melalui jalur udara dengan menggunakan pesawat berbadan kecil.

Meski bisa menggunakan pesawat, Fakhiri memilih menempuh jalur sungai menuju Bade dari Distrik Keppi.

Ada tiga sungai yang harus dilalui dalam perjalanan sekitar 2,5 jam menggunakan perahu motor, yaitu Sungai Obaah, Sungai Mappi, dan Sungai Digoel.

Kondisi Sungai Obaah cukup tenang, tetapi ketika masuk Sungai Mappi, arus air mulai bergelombang sehingga kapal motor pada jalur yang landai seperti berjalan di atas jalan berbatu.

Tantangan terberat di perjalanan adalah saat pertemuan antara Sungai Mappi dengan Sungai Digoel karena kapal harus memotong jalur tempat pertemuan arus. Sehingga, kapal harus melaluinya dengan kecepatan sedang dan melompat-lompat.

Sungai Digoel merupakan sungai besar yang bermuara ke Laut Arafura. Lebar sungai tersebut bervariasi, mulai dari 300 meter hingga 900 meter.

Masyarakat Bade sudah biasa melewati jalur tersebut ketika menuju Distrik Keppi, yang merupakan ibu kota dari Kabupaten Mappi.

Sungai tersebut juga merupakan habitat bagi buaya, tetapi pada siang hari binatang tersebut tidak terlihat karena tertutup warna air Sungai Digoel yang sudah sangat coklat seperti kopi susu.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

WN Bangladesh Ditangkap karena Selundupkan Orang dari NTT ke Australia, Tawarkan Jasa lewat TikTok

WN Bangladesh Ditangkap karena Selundupkan Orang dari NTT ke Australia, Tawarkan Jasa lewat TikTok

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Sosok Ayah di Empat Lawang yang Banting Bayinya hingga Tewas, Masih Berusia 18 Tahun, Sering Aniaya Istri

Sosok Ayah di Empat Lawang yang Banting Bayinya hingga Tewas, Masih Berusia 18 Tahun, Sering Aniaya Istri

Regional
Jadi Korban Banjir Sumbar, Ritawati: Saya Terus Memimpikan Suami yang Hilang

Jadi Korban Banjir Sumbar, Ritawati: Saya Terus Memimpikan Suami yang Hilang

Regional
Penampungannya Jadi Venue PON, Pengungsi Rohingya Dipindah dari Banda Aceh

Penampungannya Jadi Venue PON, Pengungsi Rohingya Dipindah dari Banda Aceh

Regional
Ada Perayaan Waisak 2024, Jam Kunjungan Wisata Candi Borobudur Berubah

Ada Perayaan Waisak 2024, Jam Kunjungan Wisata Candi Borobudur Berubah

Regional
Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Belasan Warung Remang-remang di Brebes Disegel Warga

Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Belasan Warung Remang-remang di Brebes Disegel Warga

Regional
Kala Prajurit Kopassus Dilantik Tanpa Didampingi Keluarga Usai Jalani Pendidikan di Nusakambangan

Kala Prajurit Kopassus Dilantik Tanpa Didampingi Keluarga Usai Jalani Pendidikan di Nusakambangan

Regional
Usai Santap Makanan Pengajian, Puluhan Warga di Brebes Keracunan Massal

Usai Santap Makanan Pengajian, Puluhan Warga di Brebes Keracunan Massal

Regional
Berkunjung ke Aceh, Menpora Diminta Tambah Anggaran PON Rp 531 Miliar

Berkunjung ke Aceh, Menpora Diminta Tambah Anggaran PON Rp 531 Miliar

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Regional
Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Regional
Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com