Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kala Prajurit Kopassus Dilantik Tanpa Didampingi Keluarga Usai Jalani Pendidikan di Nusakambangan

Kompas.com - 19/05/2024, 06:03 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

CILACAP, KOMPAS.com-Sebanyak 205 prajurit TNI AD resmi menjadi anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Mereka menjalani pembaretan di Pantai Permisan, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2024).

Namun dalam momen spesial ini, tidak semua siswa Pendidikan Komando Angkatan 108 Tahun 2024 ini, didampingi keluarga tercinta.

Baca juga: Hadiri HUT Kopassus, Prabowo Batal Dampingi Jokowi Bertemu CEO Microsoft

Sebanyak 26 prajurit dari berbagai daerah di Indonesia terpaksa harus mengikuti pelantikan seorang diri.

"Mungkin orangtuanya ada kendala," ungkap Komandan Sekolah Komando Pusdiklat Passus Kopassus Letkol Inf Fictor Situmorang di Cilacap, Sabtu.

Sebagai bentuk perhatian, setelah menjalani pendidikan panjang dan berat, maka 26 prajurit ini diajak makan bersama oleh orangtua asuh di Cilacap.

Kedatangan mereka disambut layaknya keluarga. Mereka diberi buket bunga dan cindera mata.

"Kami sangat bersyukur dan terimakasih atas perhatian yang luar biasa kepada anggota kami karena menjadi wakil orangtua, sehingga mereka tidak merasa sendirian, tidak seperti teman-teman lain (yang didampingi keluarga)," ujar Fiktor.

Baca juga: Kenakan Baret Merah, Prabowo Hadiri Perayaan HUT Ke-72 Kopassus di Cijantung

Fiktor mengatakan, para prajurit menjalani pendidikan selama tujuh bulan. Ujian terakhirnya yaitu berjalan kaki dari Bandung hingga Pulau Nusakambangan selama 10 hari.

Orangtua asuh para prajurit tersebut, Mukit Hendrayatno mengatakan, jamuan makan ini sebagai bentuk perhatian kepada prajurit yang menjalani pembaretan tanpa didampingi keluarga.

"Ini untuk memberikan sambutan kepada siswa komando yang kebetukan orangtuanya tidak bisa hadir ketika menjalani pembaretan di Nusakambangan," kata Komisaris Utama Ethos Kreatif Indonesia ini.

Dalam kesempatan itu, ia berpesan kepada para siswa untuk selalu menjaga nama baik dan menjadi kebanggaan institusi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Regional
Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Regional
Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Regional
Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Regional
Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Regional
Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Regional
Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Regional
3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

Regional
Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Regional
Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Regional
Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Regional
Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode 'Long-acting'

Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode "Long-acting"

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Regional
Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com