Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BPBD Lampung Selatan: Senin Pagi, Ditemukan 11 Korban Tewas Tsunami Selat Sunda

Kompas.com - 24/12/2018, 11:30 WIB
Aprillia Ika

Editor

 

LAMPUNG SELATAN, KOMPAS.com - BPBD Lampung Selatan telah menemukan 11 korban meninggal dunia akibat tsunami hingga Senin (24/12/2018) pukul 09.30 WIB.

Tsunami menghantam pesisir Lampung Selatan pada Sabtu (22/12/2018) malam.

Jumlah korban meninggal masih akan mungkin bertambah pada siang ini. Karena tim gabungan masih terus melakukan pencarian.

"Tadi sampai dengan jam 09.30 WIB. Korban meninggal yang ditemukan bertambah menjadi 11 orang," kata Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Lampung Selatan, Afendi, Senin, seperti dikutip dari Tribun Lampung

Baca juga: 4.761 Pengungsi Tsunami Selat Sunda di Pandeglang Tersebar di 9 Kecamatan

Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di kawasan pesisir untuk mencari korban lainnya yang mungkin belum ditemukan.

Menurut Afendi, sejak kemarin sudah ada beberapa laporan masuk dari pihak keluarga yang kehilangan anggota keluarganya pascaterjadinya bencana gelombang tsunami pada sabtu malam.

“Kemungkinan korban bisa bertambah. Karena laporan tentang adanya anggota keluarganya yang hilang masih terus masuk dari warga,” terang Afendi.

Seperti diketahui gelombang tinggi menghantam kawasan pesisir pantai Lampung Selatan pada sabtu malam.

Baca juga: BPBD Babel Kirim Personel ke Lokasi Tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan

Dampak dari gelombang tinggi ini sejumlah daerah di kawasan pesisir Lampung Selatan mengalami rusak parah.

Kondisi terparah ada di desa Way Muli, Desa Way Muli Timur, desa Kunjir dan desa Rajabasa di kecamatan Rajabasa serta kelurahan Kalianda di kecamatan Kalianda.

Ratusan rumah warga di kawasan pesisir ini porak poranda rata dengan tanah.

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul UPDATE TSUNAMI LAMPUNG - Hingga Siang Ini Tim Gabungan Kembali Temukan 11 Korban Meninggal, pada Senin (24/12/2018). 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com