Jajal Mobil Listrik Buatan Itenas, Ridwan Kamil Ungkap Kelebihannya - Kompas.com

Jajal Mobil Listrik Buatan Itenas, Ridwan Kamil Ungkap Kelebihannya

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 15/11/2017, 15:43 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat mencoba mengendarai Evhero, mobil listrik karya Institut Teknologi Nasional (Itenas), Rabu (15/11/2017).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat mencoba mengendarai Evhero, mobil listrik karya Institut Teknologi Nasional (Itenas), Rabu (15/11/2017).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turut serta dalam peluncuran Evhero, mobil listrik karya Institut Teknologi Nasional ( Itenas) di Jalan PHH Mustopa, Rabu (15/11/2017).

Setelah memberikan sambutan, pria yang akrab disapa Emil itu sempat mencoba mengendarai mobil listrik tersebut. Setelah berkendara mengelilingi area kampus Itenas, Emil mengatakan mobil itu sangat nyaman.

"Saya setir tadi stabil tidak ada masalah, nyaman, tidak ada suara, saya kira tadi belum di-start ternyata sudah. Itulah kelebihannya," ucap Emil.

Emil menilai, kehadiran mobil listrik buatan Itenas menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia di Indonesia sudah siap untuk bersaing dalam industri teknologi otomotif. Namun, kata dia, hal itu harus diimbangi dukungan pemerintah.

"Ini hari bersejarah, tim Itenas di bawah bimbingan Pak Rektor berhasil meluncurkan mobil listrik sedan crossover, gabungan sedan dan SUV dengan teknologi listrik, desainnya bagus. Membuktikan bahwa teknologi anak bangsa sebetulnya sudah siap dan semoga pemerintah pusat bisa mendukung teknologi ramah lingkungan ini karena udara bisa lebih bersih, polusi berkurang dan karya anak bangsa bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tuturnya.

(Baca juga: Ridwan Kamil Perkenalkan Evhero, Mobil Listrik Karya Itenas Bandung)

Namun, lanjut Emil, tantangan terbesar mobil listrik itu, yakni perlu dukungan dana besar dari investor untuk membuat mobil tersebut bisa diproduksi massal.

"Untuk skala massal butuh kapital besar dan aturan yang mendukung. Kalau merek Tesla, enggak ada bedanya karena didukung pemerintah Amerika yang ikut berinvestasi kepada perusahaan Tesla. Nah ini sama harusnya satu step sudah teknologi buatan Indonesia, tinggal dukungan kapital, industri dan regulasi," ungkapnya.

Di level daerah, lanjut Emil, Pemkot Bandung akan membantu agar mobil itu bisa digunakan di jalanan umum. Selain itu, Emil pun akan membantu mencarikan investor untuk mengembangkan Evhero agar lebih sempurna.

"Intinya di Bandung ada karya anak bangsa luar biasa kalau didukung secara politik akan merevolusi kendaraan di Indonesia dan membuat lingkungkan perkotaan menjadi ramah dan bebas polusi. Pemkot Bandung di level lokal akan mendukung sebisa mungkin dalam waktu dekat kita lihat bisa dites di jalanan Kota Bandung," tuturnya.

 

 

Kompas TV PN Jaksel Tolak Praperadilan Dahlan Iskan

PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorCaroline Damanik
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM