Jaksa Bantah Pleidoi Buni Yani  - Kompas.com

Jaksa Bantah Pleidoi Buni Yani 

Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana
Kompas.com - 24/10/2017, 15:10 WIB
Terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE, Buni Yani (tengah) bersiap mengikuti persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/10). Buni Yani, dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama dua tahun penjara serta dikenakan denda Rp100 juta dengan subsider tiga bulan kurungan.ANTARA FOTO/AGUS BEBENG Terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE, Buni Yani (tengah) bersiap mengikuti persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/10). Buni Yani, dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama dua tahun penjara serta dikenakan denda Rp100 juta dengan subsider tiga bulan kurungan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanggapi pledoi terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE Buni Yani dalam sidang lanjutan yang digelar di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kota Bandung, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (24/10/2017).

"Kami membantah atas pledoi yang diajukan terdakwa. Kami tidak menerima apa yang diajukan oleh terdakwa," kata Jaksa Andi M Taufik saat ditemui seusai sidang, Selasa pagi. 

Lebih lanjut Andi mengatakan, dengan penolakan tersebut, tim JPU tetap memegang teguh tuntutan yang diajukan kepada majelis hakim untuk terdakwa Buni Yani. 

Sebelumnya,  JPU meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun dan membayar denda Rp 100 juta rupiah subsider tiga bulan kurungan karena terbukti melanggar pasal 32 ayat (1) Undang-undang No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, karena dinilai melakukan dengan sengaja dan tanpa hak menambah dan mengurangi informasi elektronik, dokumen elektronik milik publik atau pribadi.

Baca juga:  Ditatap Terus oleh Buni Yani, Seorang Jaksa Ancam Lapor Polisi

"Sehingga kami tetap berkesimpulan pada tuntutan kami, itu intinya," ujar dia. 

Lebih lanjut Andi menambahkan, soal tuduhan tim kuasa hukum Buni Yani yang mengatakan dakwaan dari JPU adalah cacat, sudah terbantah dari beberapa pengakuan terdakwa. 

"Tapi alat bukti seperti saksi, surat, petunjuk ahli dan terdakwa itu sendiri mengakui bahwa itu dari handphone terdakwa," sebut dia.

Kompas TV Selepas sidang, penasihat hukum Buni Yani membantah Buni Yani menghina jaksa Irfan Wibowo.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bandung, Putra Prima Perdana
EditorErlangga Djumena

Komentar

Terkini Lainnya

Paramedis di Australia Kabulkan Permintaan Terakhir Pasien untuk Melihat Pantai

Paramedis di Australia Kabulkan Permintaan Terakhir Pasien untuk Melihat Pantai

Internasional
Anies Promosikan 'Revolusi Putih' Prabowo di Cilandak Barat

Anies Promosikan "Revolusi Putih" Prabowo di Cilandak Barat

Megapolitan
Jadwal Pertandingan 3 Wakil Indonesia pada Perempat Final di Hongkong

Jadwal Pertandingan 3 Wakil Indonesia pada Perempat Final di Hongkong

Olahraga
15 Petugas Dishub 'Abal-abal' Diamankan di Kebon Jeruk

15 Petugas Dishub "Abal-abal" Diamankan di Kebon Jeruk

Megapolitan
PKB Ingatkan Prinsip Efisiensi dalam Penyusunan RAPBD DKI

PKB Ingatkan Prinsip Efisiensi dalam Penyusunan RAPBD DKI

Nasional
Melihat Penyusunan Anggaran Era Ahok dan Anies...

Melihat Penyusunan Anggaran Era Ahok dan Anies...

Megapolitan
Diduga Sopir Mengantuk, Bus Masuk Jurang Tewaskan 3 Penumpang

Diduga Sopir Mengantuk, Bus Masuk Jurang Tewaskan 3 Penumpang

Regional
Anggota Brimob yang Asuh 64 Anak Miskin dan Yatim Dapat Hadiah Umrah

Anggota Brimob yang Asuh 64 Anak Miskin dan Yatim Dapat Hadiah Umrah

Regional
'Revolusi Putih' Prabowo yang Akhirnya Dijalankan Anies-Sandi di DKI...

"Revolusi Putih" Prabowo yang Akhirnya Dijalankan Anies-Sandi di DKI...

Megapolitan
Berita Terpopuler: Organ Vital Jenazah Calon Tentara yang Hilang, hingga Desa di Swiss Tawarkan Sejumlah Uang

Berita Terpopuler: Organ Vital Jenazah Calon Tentara yang Hilang, hingga Desa di Swiss Tawarkan Sejumlah Uang

Internasional
Bersih dari Longsoran, Rel KA Jalur Selatan Dinyatakan Aman Dilintasi

Bersih dari Longsoran, Rel KA Jalur Selatan Dinyatakan Aman Dilintasi

Regional
Dari Tim Gubernur sampai Kolam Air Mancur, Anggaran DKI Tahun 2018 yang Menyita Perhatian...

Dari Tim Gubernur sampai Kolam Air Mancur, Anggaran DKI Tahun 2018 yang Menyita Perhatian...

Megapolitan
Cerita Udin Bertahan Jadi Ojek Sepeda Ontel di Tengah Serbuan Ojek 'Online'

Cerita Udin Bertahan Jadi Ojek Sepeda Ontel di Tengah Serbuan Ojek "Online"

Megapolitan
Kurang Apa Indonesia dengan Papua...

Kurang Apa Indonesia dengan Papua...

Nasional
Wajah Paledang, Etalase Parfum Murah Meriah di Kota Bandung

Wajah Paledang, Etalase Parfum Murah Meriah di Kota Bandung

Regional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM