Jokowi: Undip Bisa Punya Fakultas Ekonomi Digital Jurusan Meme - Kompas.com

Jokowi: Undip Bisa Punya Fakultas Ekonomi Digital Jurusan Meme

Kompas.com - 17/10/2017, 16:44 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan orasi ilmiah di kampus Undip Tembalang, Selasa (17/10/2017)KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Presiden Jokowi saat memberikan orasi ilmiah di kampus Undip Tembalang, Selasa (17/10/2017)

SEMARANG, KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo meminta Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyiapkan kurikulum pendidikan sesuai mahasiswa di era milenial.

Saat teknologi dan media sosial terus berkembang, Jokowi berharap agar Undip segera membangun fakultas ekonomi digital dengan berbagai jurusan, misalnya jurusan Meme.

"Sebelum kampus lain miliki, Undip bisa mendului. (Misalnya) Fakultas Ekonomi Digital, jurusannya Aplikasi Sistem, Fintech, Meme. Memang sekarang eranya digital, maka kita harus berubah ke sana," kata Jokowi di Semarang, Selasa (17/10/2017).

Jokowi menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi kunci menghadapi perubahan. Penyiapan SDM dapat dimulai dengan dibukanya fakultas atau jurusan yang seusai era kekinian.

Presiden memerintahkan kepada menteri untuk memperbanyak sekolah vokasi serta sekolah kejuruan. Presiden yakin modal keterampilan akan menjadi kunci menghadapi perubahan.

"Saya titip, kita harus berubah menyongsong transisi perubahan," tambahnya.

(Baca juga: Jokowi Ingin Ada Fakultas Media Sosial di Universitas)

Jokowi juga menyinggung bahwa jurusan-jurusan di perguruan tinggi hanya sedikit bertambah. Misalnya di Fakultas Ekonomi, lanjut dia, jurusannya hanya Manajemen, Akuntansi.

"Fakultas Ekonomi, jurusan apa? Biasanya apa? Biasanya manajemen, akuntansi. Yang saya ingat manajemen pembangunan, akuntansi itu selalu ada. Padahal tadi sampaikan, ada perubahan. Kenapa tidak menyiapkan Fakultas Digital Ekonomi," tambahnya.

Beberapa kampus, lanjut Jokowi, telah mulai membuka jurusan baru sesuai perkembangan zaman. Pembukaan fakultas baru tentunya dibutuhkan untuk bersaing di era global.

"Ke depan kita butuhkan untuk kompetisi dengan negara lain. Manajemen pekerjaan proyek dimiliki. Kita perlu antisipasi perubahan dunia yang dinamis," ungkapnya.

"Fakultas harus mampu menjawab kebutuhan sekarang ini, seperti jurusan tadi yang saya sampaikan," tambah Jokowi.

Hampir sekitar 30 menit Presiden Jokowi melalukan orasi ilmiah. Dia juga sempat berdialog dengan peneliti dan petani yang menemukan inovasi di panggung pidato.

 

 

 

Kompas TV Persiapan dekorasi gedung resepsi pernikahan Kahiyang-Bobby, terus dikebut pembuatannya.


EditorCaroline Damanik
Komentar

Close Ads X