Viral, Video Emak Pelanggar Marka Jalan Marah-marah ke Polwan - Kompas.com

Viral, Video Emak Pelanggar Marka Jalan Marah-marah ke Polwan

Kontributor Ungaran, Syahrul Munir
Kompas.com - 19/09/2017, 21:05 WIB
 Sebuah video yang menunjukkan seorang wanita pengendara sepeda motor memaki-maki Polisi Wanita (Polwan) anggota Satlantas Polres Semarang menjadi viral di media sosial. Video berdurasi sekitar 53 detik ini diambil di Jalan Letjend Suprapto Ungaran pada Selasa (19/9/2017) pagi.Screenshot Youtube Sebuah video yang menunjukkan seorang wanita pengendara sepeda motor memaki-maki Polisi Wanita (Polwan) anggota Satlantas Polres Semarang menjadi viral di media sosial. Video berdurasi sekitar 53 detik ini diambil di Jalan Letjend Suprapto Ungaran pada Selasa (19/9/2017) pagi.

UNGARAN, KOMPAS.com - Sebuah video yang menunjukkan seorang wanita pengendara sepeda motor marah-marah kepada polisi wanita ( polwan) anggota Satlantas Polres Semarang menjadi viral di media sosial. Video berdurasi sekitar 53 detik ini diambil di Jalan Letjen Suprapto Ungaran pada Selasa (19/9/2017) pagi.

Dalam video tersebut tampak perempuan yang mengenakan kaos lengan panjang, berhijab warna hijau toska dengan bawahan celana warna putih ini tidak terima ketika dihentikan oleh P\polwan tersebut. Padahal dirinya melanggar marka saat lampu lalu lintas menyala merah.

Beberapa penggal dialog yang bisa terdengar menunjukkan wanita tersebut menolak saran polwan tersebut untuk mundur ke garis marka lampu pengatur jalan. Bahkan wanita ini terlihat berontak hendak melepaskan tangan petugas yang memegangi tangkai spion kendaraan wanita tersebut.

"...aku sing nduwe honda nopo (aku yang punya motor, kenapa)?! ..." "...Aku ora wedi (aku tidak takut)! ..." "Kalau saya ndak mau napa? njenengan mau apa? ..." "....Nopo aku isin (kenapa harus malu)?!,"

Baca juga: Viral Selokan Mataram Dipenuhi Sampah

Sementara perkataan Polwan tersebut tidak terlalu dalam rekaman tersebut. Suaranya tenggelam oleh kebisingan lalu lintas dan suara perempuan tersebut yang terus mengata-ngatai polwan tersebut.

"Bu kalau berhenti di belakang marka seperti teman-temannya itu lho," kata petugas laki-laki hendak membantu polwan tersebut. Namun nampaknya imbauan petugas tersebut tak digubris.

"Lha aku kebablasen nopo? hakmu ngopo?," kata wanita tersebut dengan nada tinggi dan matanya yang melotot ke arah polwan.

"Dasar wong angel diatur...," kata polwan tersebut samar.

Baca juga: Video Polisi Pungli Viral di Media Sosial, Kapolda Ditelepon Kapolri

Kasatlantas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho membenarkan bahwa video tersebut berada di wilayah hukum Polres Semarang. Video itu diambil oleh salah satu anggotanya ketika Briptu Isma Hari Gusti Dharma melaksanakan pengaturan atau PH (police hazard) pagi di Jalan Letjend Suprapto Ungaran, Selasa (19/9/2017).

Briptu Isma memberhentikan wanita pengendara Honda Beat warna putih Nopol H-6876-TI yang melintas dari arah Sidomulyo menuju simpang tiga DPRD Kabupaten Semarang karena melanggar marka saat lampu TL menyala merah.

"Lokasinya di simpang DPRD, yang bersangkutan dari arah Sidomulyo. Kejadian tadi pagi jam 07.00 WIB saat PH pagi," kata Dwi saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Menurut Dwi, tindakan anggotanya sudah benar karena melihat pengendara yang melanggar marka pada saat lampu pengatur lalu lintas menyala merah.

Awalnya hanya diingatkan untuk mundur ke belakang mereka. Bukannya menurut, wanita yang belum diketahui identitasnya itu malah melawan petugas dengan mengeluarkan kata-kata kasar.

"Situasinya yang bersangkutan melanggar marka jalan dan diarahkan untuk mundur di dalam marka. Namun yang bersangkutan malah marah-marah, (tapi) anggota kami tetap woles," ujarnya.

Dwi juga membenarkan tindakan anggotanya yang berupaya menahan laju kendaraan tersebut dengan memegangi batang spionnya. Sebab jika tetap dibiarkan melaju ke jalan raya, dikhawatirkan wanita tersebut akan terlibat kecelakaan dengan pengendara yang melaju di jalur utama Semarang-Solo. Apalagi saat bersamaan, lalu lintas terpantau masih ramai.

"Semua dilakukan demi keselamatan si ibu dan keselamatan pengendara lain,” sebutnya.

PenulisKontributor Ungaran, Syahrul Munir
EditorErlangga Djumena
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM