Pipa PDAM Direlokasi, Warga di Bogor Selatan Kesulitan Pasokan Air - Kompas.com

Pipa PDAM Direlokasi, Warga di Bogor Selatan Kesulitan Pasokan Air

Kompas.com - 17/09/2017, 18:41 WIB
Ilustrasi: pipa airThinkstockphotos.com Ilustrasi: pipa air

BOGOR, KOMPAS.com - Warga di sejumlah lokasi di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor kesulitan mendapatkan air, menyusul padamnya aliran air yang dipasok PDAM Tirta Pakuan.

Seperti di Kelurahan Rancamaya, dari pantauan Kompas.com, Minggu (17/9/2017), air PDAM tidak mengalir sejak Sabtu (16/9/2017) siang. Sebelumnya manajemen PDAM mengumumkan air akan mengalir sekitar pukul 20.00 malam. Namun hingga Minggu sore air belum juga mengalir.

Untuk memenuhi keperluan air, warga yang menjadi pelanggan PDAM mengambil air di rumah warga lain yang memiliki sumur. Beberapa warga pelanggan juga memilih membeli air isi ulang dari penjual yang ada di sekitarnya.

Hal ini dilakukan karena tangki air dari pihak PDAM Tirta Pakuan tidak sampai di wilayah tersebut.

Warga Rancamaya memilih berlangganan PDAM Tirta Pakuan lantaran pasokan air sumur di wilayah yang terkenal dengan buah duriannya ini, kurang bisa diharapkan untuk memenuhi kebutuhan harian saat memasuki musim kemarau.

Dampak Pembangunan Tol Bocimi

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Syaban Maulana menuturkan terhentinya pasokan air karena adanya relokasi dan koneksi pipa air di area pembangunan Tol Bocimi Jalan Kol Bustomi Kecamatan Cijeruk.

Relokasi tersebut sudah selesai pada Minggu pagi (17/9/2017). Syaban mengakui proses pengerjaanya tidak sesuai dengan rencana awal mengingat kendala teknis di lapangan.

"Harusnya pengerjaan selesai Sabtu sore (16/9/2017), tapi karena masalah teknis jadi molor hari Minggu pagi. Tidak apa-apa, dari pada bocor terus nanti, lalu diulang lagi dari awal," jelasnya dalam keterangan resmi.

Menurut dia, salah satu kendalanya adalah kesigapan kontraktor. Karena bukan berasal dari PDAM, Syaban mengaku tidak bisa berbuat banyak.

Meski kegiatan relokasi dan koneksi pipa sudah rampung, bukan berarti pekerjaan selesai. Ada tugas lebih berat dihadapi petugas PDAM, yakni pemulihan sistem pengaliran (recovery).

Recovery jaringan merupakan pekerjaan lanjutan pasca-kegiatan koneksi atau pipa bocor. Khusus untuk zona 1, lanjut Ade, prosesnya bisa membutuhkan waktu berhari-hari.

Selama proses recovery, air akan tetap mengalir ke rumah pelanggan meski kecil. "Pokoknya kalau air ngalir, langsung tampung. Air ngalir lagi, tampung lagi, sampai kondisi normal," imbau dia.

EditorBambang Priyo Jatmiko

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM