Kapolda Jateng: Pelaku Penganiayaan Taruna Akpol Akan Diproses Pidana - Kompas.com

Kapolda Jateng: Pelaku Penganiayaan Taruna Akpol Akan Diproses Pidana

Kontributor Semarang, Nazar Nurdin
Kompas.com - 18/05/2017, 23:03 WIB
KOMPAS.com/Nazar Nurdin Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono bersama Kabid Humas Polda Jateng Kombes Djarod Padakova.

SEMARANG, KOMPAS.com - Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk menyelesaikan penyelidikan terkait tewasnya Muhammad Adam, taruna tingkat II Akpol diduga akibat penganiayaan para seniornya. Polda akan menangkap pelaku, termasuk melakukan proses hukum secara pidana.

"Yang jelas kita akan ungkap pelaku. Kita akan proses secara pidana," kata Kapolda Jateng Irjen Polisi Condro Kirono, di Semarang, Kamis (18/5/2017).

Condro mengatakan, tewasnya Adam terdapat unsur-unsur pidana. Oleh karena itu, setelah hasil penyelidikan tuntas diharapkan muncul tersangka, sehingga dapat diproses lebih lanjut.

"Ini unsur-unsur kekerasan dan kita ungkap pelakunya. Nanti akan kita beritahu (hasilnya)," kata dia.

Polisi saat ini baru memeriksa 21 orang saksi terkait tewasnya Muhammad Adam. Mereka yang diperiksa berasal dari tingkat II, lalu taruna tingkat di atasnya.

Baca juga: Taruna Akpol Tewas, Polisi Periksa 21 Orang

Para saksi yang diperiksa adalah mereka yang mengetahui informasi sebelum korban tewas.

Adam diduga tewas karena penganiayaan. Adam tewas setelah melakukan apel malam di kompleks pendidikan polisi itu.

Condro Kirono mengatakan, ada bekas luka yang terdapat di dada korban. Diduga terjadi pemukulan sebelum Adam tewas. 

Baca juga: Taruna Akpol yang Tewas Sempat Dibawa ke RS Dalam Kondisi Pingsan

PenulisKontributor Semarang, Nazar Nurdin
EditorErlangga Djumena
Komentar
Terkini Lainnya
'Skytrain' Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
"Skytrain" Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Megapolitan
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Regional
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Internasional
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Regional
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil 'Berebut' Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil "Berebut" Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
Regional
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Nasional
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Nasional
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Internasional
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Regional
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Internasional
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Nasional
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Regional
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Megapolitan

Close Ads X