Disiapkan, Rute Alternatif Bebas Rob di Semarang untuk Mudik Lebaran - Kompas.com

Disiapkan, Rute Alternatif Bebas Rob di Semarang untuk Mudik Lebaran

Kontributor Semarang, Nazar Nurdin
Kompas.com - 17/05/2017, 13:30 WIB
Kontributor Semarang, Nazar Nurdin Aliran air rob di menggenangi Kali Sringin dibendung menggunakan tanggul sementara di depan Mapolsek Genuk, Semarang.

SEMARANG, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai mencari jalur-jalur alternatif untuk musim mudik Lebaran pada tahun ini yang bebas dari banjir rob.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, instansinya terus berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, serta Satuan Kerja di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mencari rute alternatif yang bebas banjir rob.

Banjir rob di Kota Semarang kerap terjadi di Wilayah Genuk, serta Kaligawe. Banjir rob terjadi dengan ketinggian variatif hingga 40 sentimeter. Banjir rob terjadi di beberapa titik di jalur pantai utara di Kelurahan Kaligawe, sampai Genuk.

“Dinas PU sudah diperintahkan untuk berkoordinasi terus dengan bina marga dan Satker nasional untuk rute jalur mudik bebas banjir dan rob, terutama di Genuk dan Kaligawe,” kata Hendrar seusai rapat koordinasi persiapan ramadhan di Kota Semarang, Rabu (17/5/2017).

Selain memastikan rute, Hendrar juga memerintahkan untuk menambal jalan-jalan di kota yang berlubang. Kegiatan itu agar jalur mudik di Semarang bisa benar-benar siap dilintasi pemudik.

“Sudah diperintahkan jalan berlubang. Jadi, Semarang siap Ramadhan dan Lebaran tahun ini,” tambahnya.

(Baca juga: Mudik Lebaran, Jalan Tol di Kendal Belum Bisa Dilewati)

Kota Semarang menjadi salah satu kota yang menjadi titik sentral saat mudik nanti. Kota ini menjadi persimpangan bagi pemudik untuk melanjutkan perjalanan ke Surabaya, baik melalui pantai utara, atau lewat jalan tol.

Di kota ini, jalur tol yang dibangun secara fungsional dari Kaliwungi (Kendal) sampai Ngaliyan juga akan dilewati pemudik. Jalan sepanjang 7 kilometer saat ini tengah dibangun lantai kerja permanen setebal 10 cm.

Jika dioperasikan, jalur tol fungsional memecah kemacetan di wilayah Mangkang dan sekitarnya.

 

Kompas TV Jelang Arus Mudik 2017, Jalur Pantura Mulai Diperbaiki

PenulisKontributor Semarang, Nazar Nurdin
EditorCaroline Damanik
Komentar

Close Ads X