Pemuda Adat Papua Desak Gubernur Lukas Minta Maaf - Kompas.com

Pemuda Adat Papua Desak Gubernur Lukas Minta Maaf

Fabio Maria Lopes Costa
Kompas.com - 20/03/2017, 18:37 WIB
Fabio Maria Lopes Costa Ketua Dewan Pimpinan Pemuda Adat Papua Deky Ovide saat duwawabcarai awak mwdia.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Adat Papua mendesak Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe meminta maaf atas tudingan ketidaknetralan Polri dalam Pilkada serentak di sejumlah kabupaten di Papua pada Februari lalu.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Adat Papua, Deky Ovide usai bertemu dengan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw serta Tim Khusus dari Mabes Polri di Jayapura, Senin (20/3/2017).

Baca juga: Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada Papua Barat Ditunda

Deky mengatakan, Gubernur Lukas Enembe tidak memberikan teladan kepada masyarakat. Sebab, pernyataannya yang adalah pembunuhan karakter terhadap pimpinan Polri di Papua.

"Kapolda Papua adalah salah satu anak asli Papua yang berkarir dalam kepolisian. Tentunya beliau perlu berbagai pihak untuk pengamanan Pilkada di Papua," kata Deky.

Menurut Deky, institusi kepolisian sudah memposisikan diri sebagai lembaga negara yang netral dalam penyelenggaraan Pilkada serentak di Papua. Ia pun meminta Mabes Polri mengusut tudingan ini sehingga tidak menjadi polemik di tengah masyarakat.

"Pernyataan Gubernur harus disertai saksi dan alat bukti yang membuktikan institusi Polri terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada di Papua,” tegas Decky.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, dirinya sama sekali tak bermasalah dengan Lukas.

"Sampai saat ini saya masih berhubungan baik dengan beliau. Biarlah tim khusus dari Mabes Polri yang mengusut kebenaran informasi yang disampaikan gubernur. Tim ini telah berada di Jayapura sejak Sabtu kemarin," kata Paulus.

Baca juga: Dituduh Tak Netral, Kapolda Papua Sebut Tak Bermasalah dengan Gubernur

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisFabio Maria Lopes Costa
EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

Nasional
Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Nasional
KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

Megapolitan
Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan 'Feeder' Lewati Jalan Ini

Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan "Feeder" Lewati Jalan Ini

Megapolitan
Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Regional
Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Megapolitan
Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Nasional
Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Nasional
Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Regional
Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Megapolitan
Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Regional
Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Regional
Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Internasional
Soal Pilpres, Zulkifli Hasan Tak Bermimpi Jadi Capres atau Cawapres

Soal Pilpres, Zulkifli Hasan Tak Bermimpi Jadi Capres atau Cawapres

Nasional
Setelah di SPMN 13, PDAM Kota Tangerang Akan Pasang Keran Air Siap Minum di Sekolah Lain

Setelah di SPMN 13, PDAM Kota Tangerang Akan Pasang Keran Air Siap Minum di Sekolah Lain

Megapolitan