Polisi Tangkap Penyebar Foto Bugil Polwan Lampung - Kompas.com

Polisi Tangkap Penyebar Foto Bugil Polwan Lampung

Kompas.com - 29/10/2013, 19:55 WIB
Kompas.com/Ronny Adolof Buol ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny Franky Sompie mengatakan, penyebar foto bugil Polwan Lampung berinisial RS telah ditangkap. Pelaku tersebut diketahui pernah menjalin hubungan spesial dengan korban.

"Sudah diketahui siapa yang meng-upload. Jadi itu yang upload orang lain, mantan pacarnya," kata Ronny di Gedung Badan Reserse Kriminal Polri, Selasa (29/10/2013).

Namun, Ronny mengaku belum memperoleh identitas lengkap pelaku. Pasalnya, informasi penangkapan tersebut baru diperolehnya saat berbincang dengan Kapolda Lampung Brigjen Pol Heru Winarko di sela-sela kegiatan serah terima jabatan Kapolri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Ronny memastikan bahwa penyebar foto tersebut bukan berasal dari kalangan anggota kepolisian. Saat ini, ia menambahkan, belum diketahui apakah nantinya pelaku akan ditahan atau tidak lantaran pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik yang menangani kasus ini.

"(Kapan) Di-upload-nya kurang tahu. Inisialnya juga saya belun tahu, belum lengkap," katanya.

Ronny menambahkan, polwan RS belum dinonaktifkan dari statusnya sebagai anggota Polda Lampung. RS masih berdinas seperti biasa sebagai anggota kepolisian. "Masih aktif," singkatnya.


Sebelumnya dikabarkan, tiga foto bugil yang diduga mirip sekretaris pribadi Kapolda Lampung beredar di situs jejaring sosial Facebook. Berdasarkan informasi, foto tersebut diketahui telah tersebar sejak pertengahan Oktober 2013, diduga melalui akun pribadi pemilik foto. Saat ini, ketiga foto tersebut sudah tidak dapat diakses.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorKistyarini
Komentar

Terkini Lainnya

Polisi Belum Menyerah Tangani Kasus Novel Baswedan

Polisi Belum Menyerah Tangani Kasus Novel Baswedan

Nasional
Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Nasional
Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Megapolitan
Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Megapolitan
Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Nasional
Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Megapolitan
Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Megapolitan
Pria Jepang Berjuluk 'Pabrik Bayi' Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Pria Jepang Berjuluk "Pabrik Bayi" Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Internasional
Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Nasional
Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Nasional
Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Nasional
Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Megapolitan
Sopir Angkot OK Otrip yang Bau 'Ketek' dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Sopir Angkot OK Otrip yang Bau "Ketek" dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Megapolitan
Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Nasional
Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Megapolitan

Close Ads X