Kamis, 21 Agustus 2014

News / Regional

Gunungan Bakpia Setinggi 2 Meter Ramaikan Pawai HUT Yogya

Senin, 7 Oktober 2013 | 19:36 WIB
KOMPAS.com/wijaya kusuma Gunungan Bakpia saat berada di dalam kraton, usai diarak dari Ngabean kota Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Selama ini gunungan identik terbuat dari unsur-unsur hasil bumi. Namun berbeda dengan gunungan yang dibuat oleh Kelurahan Ngampilan, Kota Yogyakarta.

Dalam Pawai Budaya memperingati HUT ke-257 Kota Yogyakarta yang digelar pada Senin (7/10/2013), warga Kelurahan Ngampilan mengusung gunungan yang terbuat dari bakpia. Gunungan Bakpia yang dirangkai oleh Karang Taruna, Kelurahan Ngampilan ini menjadi salah satu kreasi unik yang banyak menyita perhatian warga. Meskipun bentuknya sederhana, namun kreasi gunungan yang terbuat dari bakpia ini bisa dikatakan sangat jarang.

"Gunungan ini melambangkan sumber ekonomi kami di Pathuk, Ngampilan yakni pembuat bakpia. Sejak tahun 1908, warga di Pathuk sudah membuat bakpia," jelas Lurah Ngampilan, Maryuni saat ditemui di sela-sela acara Pisowanan Agung di dalam Keraton Yogyakarta, Senin (07/10/2013) sore.

Ia memaparkan, untuk membuat gunungan Bakpia setinggi sekitar 2 meter, dibutuhkan setidaknya 2.000 biji bakipa. Bakpia tersebut merupakan sumbangan dari berbagai produsen bakpia yang ada di Pathuk.

"Proses pembuatannya 3 hari. Jadi beberapa produsen menyumbangkan beberapa biji. Setelah terkumpul, lalu dirangkai oleh anggota Karang Taruna," jelasnya.

Maryuni mengungkapkan, pembuatan gunungan Bakpia ini adalah yang kali kedua. Sebelumnya, tahun 2012 lalu, pihaknya juga membuat gunungan serupa.

"Tahun lalu gunungan bakpianya lebih besar dibandingkan tahun ini. Dulu menghabiskan sekitar 15.000 biji bakpia. Sekarang dikurangi biar ringan saat diarak," katanya.

Terdapat dua jenis rasa yang dirangkai menjadi gunungan Bakpia setinggi 2 meter ini, yakni kacang hijau dan bakpia kumbu.

Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Farid Assifa