Menolong Orang Tabrakan Malah Ditikam - Kompas.com

Menolong Orang Tabrakan Malah Ditikam

Kompas.com - 06/09/2013, 13:08 WIB

KOLAKA, KOMPAS.com — Tangka, seorang pemuda Kolaka berusia 20 tahun, kini dirawat di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka akibat ditikam orang tidak dikenal.

Menurut Kabag Humas Polres Kolaka Ajun Komisaris Nazaruddin, sebenarnya Tangka berniat melerai pengendara sepeda motor yang berkelahi setelah bertabrakan, tetapi dia justru ditikam. Tangka sendiri juga merasa tidak mengenal pelaku.

"Dia dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat luka tikam yang dialaminya dan ini merupakan tindak pidana penganiayaan," jelas Nazaruddin, di Polres Kolaka, Jumat (6/9/2013).

Nazaruddin memaparkan, kejadian itu berawal dari terjadinya tabrakan dua sepeda motor. Kedua pengendara sama-sama tidak terima dan mereka pun berkelahi. Tangka yang sedang duduk di trotoar melihat kejadian itu. "Di situlah Tangka bersama temannya datang dan berusaha melerai perkelahian tersebut," papar Nazaruddin.

Saat melerai itulah Tangka ditikam. “Suasana kan semakin memanas. Jadi, salah satu dari yang bertabrakan ini menusuk Tangka dengan pisau dan pelaku penusukan ini langsung melarikan diri. Makanya, ciri-cirinya sementara kita data dan akan dikejar oleh anggota lain yang tengah berpiket. Ini murni kriminal, tidak ada tendensi lain,” tegasnya.

Nazaruddin mengatakan, pihaknya menunggu kondisi Tangka membaik untuk meminta keterangan darinya tentang ciri-ciri orang yang menusuknya. Polisi juga memeriksa pengendara sepeda motor lain yang terlibat dalam tabrakan itu.  "Memang malang betul nasib Tangka ini karena ingin berbuat baik malah tertimpa musibah,” pungkas dia.


Komentar

Terkini Lainnya

Polisi Belum Menyerah Tangani Kasus Novel Baswedan

Polisi Belum Menyerah Tangani Kasus Novel Baswedan

Nasional
Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Nasional
Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Megapolitan
Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Megapolitan
Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Nasional
Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Megapolitan
Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Megapolitan
Pria Jepang Berjuluk 'Pabrik Bayi' Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Pria Jepang Berjuluk "Pabrik Bayi" Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Internasional
Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Nasional
Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Nasional
Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Nasional
Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Megapolitan
Sopir Angkot OK Otrip yang Bau 'Ketek' dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Sopir Angkot OK Otrip yang Bau "Ketek" dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Megapolitan
Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Nasional
Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Megapolitan

Close Ads X