Kamis, 30 Oktober 2014

News / Regional

Banjir di Ambon, Penerbangan di Bandara Pattimura Lumpuh Total

Selasa, 30 Juli 2013 | 20:39 WIB
KOMPAS.COM/RAHMAN PATTY Banjir melanda Kota Ambon, Maluku, Selasa (30/7/2013). Menurut data Badan Penanggulanan Bencana Daerah Ambon (BPBD Ambon), delapan orang meninggal, tujuh orang hilang, dan puluhan lainnya terluka akibat bencana tersebut.
AMBON, KOMPAS.com — Banjir yang menerjang hampir sebagian besar kawasan di Kota Ambon, Selasa (30/7/2013), tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah warga dan korban jiwa, tetapi juga berdampak pada jadwal penerbangan di Bandara Internasional Pattimura.

Banjir yang menerjang Ambon, termasuk kawasan bandara, menyebabkan aktivitas penerbangan dari dan menuju Kota Ambon lumpuh total. Semua jadwal keberangkatan penerbangan dibatalkan.

Bahkan beberapa pesawat yang nyaris mendaratterpaksa kembali ke Bandara Hasanuddin, Makassar, karena landasan pacu Bandara Pattimura terhalang cuaca buruk dan tergenang air.

Salah satu petugas bandara, Han, mengatakan kepada wartawan pada Selasa petang bahwa jadwal penerbangan di bandara internasional Pattimura lumpuh total selama lebih kurang enam jam.

"Aktivitas penerbangan sejak pagi tadi lumpuh total. Sejumlah jadwal penerbangan dibatalkan, bahkan pesawat menuju Ambon harus berbalik ke Bandara Hasanuddin, Makassar," kata Han.

Dia mengungkapkan, sejumlah pesawat sudah harus mendarat di Bandara Pattimura sejak pukul 06.30, 07.00, dan 08.00. Namun karena peristiwa tersebut, banyak yang terpaksa kembali ke Makassar.

"Semua penerbangan yang hendak mendarat di Ambon pagi tadi batal, termasuk Lion Air, Garuda, dan Batik Air," ujarnya.

Menurut Han, penerbangan dari dan menuju Ambon baru berjalan normal kembali setelah siang hari. "Sudah normal kembali pada siang sekitar pukul 13.00 WIT tadi," kata Han.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Glori K. Wadrianto