Jumat, 19 Desember 2014

News / Regional

Usai Bendungan Jebol, Wai Ela Jadi Tempat Rekreasi

Minggu, 28 Juli 2013 | 20:08 WIB
KOMPAS.COM/RAHMAN PATTY Terjangan air bah dari bendungan Wai Ela menghanyutkan empat gedung sekolah di Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (25/7/2013) pagi tadi.

AMBON, KOMPAS.com - Sungai Wai Ela, di Desa Negeri Lima, kini menjadi tempat rekreasi baru bagi ribuan warga di Ambon. Sejak hari pertama musibah banjir terjadi, ribuan warga telah datang ke tempat ini untuk menikmati pemandangan di sekitar sungai Wai Ela.

Selain karena penasaran dengan bekas perkampungan warga Negeri Lima, kedatangan ribuan warga di negeri lima ternyata untuk sekader berwisata di tempat tersebut. Pantauan Kompas.com Minggu (28/7/2013), ribuan warga dari berbagai penjuru di Pulau Ambon datang berbondong–bondong dan menyusuri kali Wai Ela tersebut.

Sepintas, pemandangan di sepanjang aliran sungai tersebut memang sangat indah dan menggoda. Di sisi kanan dan kiri kali tersebut terlihat mirip hamparan pasir yang luas. Para pengunjung semakin takjub jika mereka terus menyusuri sungai tersebut.

Sekitar 300 meter dari arah pantai, pengunjung akan menyaksikan tebing–tebing indah yang terbentuk setelah banjir menyapu kawasan tersebut. Rimbunnya pepohonan di sekitar kawasan itu juga menambah indahnya pemandangan sungai.

Dari situ, warga akan langsung melihat laut lepas dari kejauhan yang teduh dan biru. Kesan indah begitu terasa karena warga juga bisa langsung melihat sebuah pulau kecil yang terbentang tak jauh dari desa negeri lima.

Sayangnya, warga tidak diperbolehkan menyusuri sungai tersebut lebih jauh karena pada jarak sekitar 350 meter dari pantai, polisi telah berjaga dan melarang setiap warga untuk melewati garis polisi yang telah dipasang di kawasan tersebut. Hal ini dimaksudkan demi menjaga keselamatan warga yang mengunjungi kawasan itu.

Sejumlah pengunjung mengaku, selain untuk melihat kondisi para pengungsi serta reruntuhan perkampungan Negeri Lima, juga karena ingin menikmati panorama alam pemandangan sungai Wai Ela. "Kita sudah melihat–lihat kondisi para pengungsi dan saat ini kita sedang menikmati indahnya pemandangan sungai Wai Ela," kata Wati, salah seorang warga Kebun Cengkeh Ambon.

Ribuan pengunjung yang datang ini tak lupa membawa serta perbekalan dan dan makanan ringan sebagimana lazimnya. Mereka bahkan terlihat berpose di lokasi tersebut dengan ponsel dan juga kamera digital.

Warga mengaku, jika kawasan tersebut sangat indah untuk dijadikan tempat wisata baru di Pulau Ambon saat ini. "Coba lihat sendiri saja pemandangannya siapapun pasti akan kagum melihatnya," ujar Ida Lestaluhu, salah seorang pengunjung dari Tulehu, Kecamatan Salahutu.

Mulai dari ibu–ibu, orang dewasa, hingga anak–anak terlihat memadati kawasan ini, mereka mengaku sangat senang berada di kawasan tersebut. Banyak dari pengunjung yang datang, bahkan terlihat mencebur badan mereka di sungai yang airnya mulai jernih tersebut. 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Ana Shofiana Syatiri