Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Regional

13 Santri Thailand "Mondok" di Ponpes Cheng Ho Kendal

Jumat, 12 Juli 2013 | 13:44 WIB
k9-11 Santri Ponpes Cheng Ho dari Thailand

KENDAL, KOMPAS.com
- Pondok Pesantren Cheng Ho di Weleri, Kendal, Jawa Tengah kedatangan santri dari Thailand. Selain belajar agama Islam, santri yang jumlahnya 13 orang itu juga mau belajar ilmu pengetahuan umum. Rencananya mereka akan mondok (belajar) di pesantren itu selama 3 tahun.

Salah satu santri dari Provinsi Pataya, Thailand Adinan Merah mengaku sudah tiba di Ponpes Cheng Ho seminggu lalu. Tujuannya selain belajar agama Islam, juga mau belajar ilmu ekonomi dan teknologi.

“Ilmu agama dari sini akan kami tularkan ke masyarakat dan anak cucu. Sedang ilmu ekonomi untuk bekal cari kerja,” kata pria berusia 15 tahun yang biasa disapa Amin ini, dengan bahasa Melayu. Amin juga mengaku ingin belajar bahasa Indonesia dan Jawa.

Rekan Amin sesama warga Thailand, Sahrul mengaku betah tinggal di lingkungan Ponpes Cheng Ho. Selain rasa persaudaraannya kuat, juga masyarakat sekitar sangat ramah sehingga membuat dirinya nyaman untuk belajar.

“Saya senang berada di sini. Semoga saya bisa belajar dengan baik,” akunya.

Sementara itu, ketua Yayasan Mualimin Cheng Ho, Hasanuddin menjelaskan, jumlah santri yang belajar di Ponpes Cheng Ho ada sekitar 165 orang. Mereka adalah siswa MTs dan MA Mualimin. Namun sebagian besar santri pulang ke kampung halamannya karena liburan sekolah. Mereka akan balik lagi ke pesantren pada Sabtu dan Minggu besok, karena Senin (15/7) besok sudah harus masuk sekolah kembali.

“Kalau 13 santri dari Thailand masih ada di sini bersama beberapa santri lain yang tidak pulang,” kata Hasanuddin.

Hasanuddin menambahkan, santri di Ponpes Cheng Ho, selain diberi pelajaran agama dan bahasa Arab, Inggris dan Indonesia, juga diberi pelajaran bahasa Jawa. Sehingga santri yang lulus dari Ponpes Cheng Ho bisa bermasyarakat dengan baik.

“Saya beri nama Ponpes Cheng Ho supaya santri mempunyai semangat yang pernah dilakukan oleh tokoh Islam dari negeri China tersebut. Cheng Ho pernah mendatangi 30 negara untuk menjalin kerjasama. Ponpes Cheng Ho seperti itu, ingin menjalin dengan 30 negara Asia yang pernah didatangi Cheng Ho,” paparnya.

Hasanuddin menegaskan, Ponpes Cheng Ho mengajarkan ajaran Islam Nusantara yang pernah dilakukan oleh Wali Sembilan (Wali Songo). Menurutnya, Wali Sembilan menyebarkan ajaran Islam tidak dengan cara peperangan, baik antaragama maupun antarnegara. Sehingga kedamaian dan kenyamanan yang diutamakan.

“Hati yang bersih, damai dan persaudaraan adalah cara kami mengajarkan kepada santri,” tambahnya.

Penulis: Kontributor Kendal, Slamet Priyatin
Editor : Farid Assifa