Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Anak di Sukoharjo, Ayah Korban: Keji Sekali, Kejam

Kompas.com - 27/05/2024, 14:20 WIB
Labib Zamani,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Ayah korban SER (22), Sarno (50) bersama keluarga ikut menyaksikan rekonstruksi pembunuhan perempuan yang mayatnya ditemukan terbungkus plastik di dekat pemakaman umum di Desa Jatisobo, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (27/5/2024).

Sarno tampak tegar menyaksikan adegan demi adegan pembunuhan yang diperagakan para pelaku.

"Keji sekali itu. Kejam," kata Sarno ditemui seusai rekonstruksi pembunuhan perempuan di Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin.

Baca juga: Mayat Perempuan yang Ditemukan di Sukoharjo Ternyata Sempat Diberi Racun Tikus

Warga Jumapolo, Karanganyar, Jawa Tengah tak mengira anaknya akan dihabisi para pelaku dan diambil barang bawannya.

Ia mengetahui anaknya kerja lembur karena mendekati Lebaran. Tetapi anaknya sudah larut malam tidak kunjung pulang.

Sampai hari raya Idul Fitri dan pelaksaan shalat Idul Fitri anaknya juga tidak kunjung pulang dan tak ada kabar apapun.

"Tidak, tidak menduga (anaknya akan dibunuh). Malam takbiran kerja lembur dan tidak pulang-pulang. Sampai shalat Id juga belum tahu keberadaannya," jelas dia.

Jasad korban ditemukan warga di dekat pemakaman umum Desa Jatisobo, Polokarto, Sukoharjo, pada Minggu (14/4/2024) pagi.

Saat ditemukan, wajah korban tertutup plastik hitam. Dari jenazah tersebut menguar bau tak sedap.

Sarno berharap para pelaku dapat dihukum seberat-berat sesuai dengan perbuatan yang telah dilakukan kepada anaknya.

"Harapan saya pelaku dihukum seberat-beratnya," ungkap Sarno.

Sebelumnya, Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit mengatakan, ada 27 adegan diperagakan tiga pelaku pembunuhan dalam rekonstruksi.

Dalam rekonstruksi tersebut pelaku sempat akan memindahkan jasad korban ke tempat lain. Diketahui, setelah korban tewas jasadnya dibuang pelaku di selokan dekat pemakaman Desa Jatisobo.

Ayah korban saksikan saat pelaku memperagakan adegan dalam rekonstruksi pembunuhan perempuan SER (22) yang mayatnya ditemukan di dekat sebuah pemakaman umum di Desa Jatisobo, Polokarto Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Senin (27/5/2024).KOMPAS.com/Labib Zamani Ayah korban saksikan saat pelaku memperagakan adegan dalam rekonstruksi pembunuhan perempuan SER (22) yang mayatnya ditemukan di dekat sebuah pemakaman umum di Desa Jatisobo, Polokarto Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Senin (27/5/2024).

Baca juga: Pembunuhan Perempuan di Sukoharjo, Para Pelaku Langsung Karaokean Usai Habisi Nyawa Korban

"Pelaku sempat akan memindahkan dari lokasi penemuan mayat memindahkan ke tempat lain," kata Sigit seusai rekonstruksi di area pemakaman Desa Jatisobo, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin.

Tapi, lanjut Sigit pelaku tidak jadi memindahkan mayat korban yang terbungkus plastik ke tempat lain karena sudah mengeluarkan bau.

"Tetapi tentunya tidak jadi. Sehingga pada saat penemuan mayat masih ada di lokasi semula," terang dia.

Sigit juga mengatakan, dari rekonstruksi terungkap pelaku bersenang-senang menuju tempat karaoke di Daerah Kartasura setelah menghabisi korban.

Di mana uang yang mereka gunakan tersebut merupakan hasil dari menjual harta korban berupa HP dan kendaraan melalui COD.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengamuk di Kopitiam, Sapi Kurban Seruduk Pengunjung dan Pekerja

Mengamuk di Kopitiam, Sapi Kurban Seruduk Pengunjung dan Pekerja

Regional
3 Pria di Kupang Ditikam Saat Nobar Euro, 1 Tewas dan 2 Terluka

3 Pria di Kupang Ditikam Saat Nobar Euro, 1 Tewas dan 2 Terluka

Regional
Anak Kosnya Digerebek Kumpul Kebo, Pemilik Kos Pilih Kabur

Anak Kosnya Digerebek Kumpul Kebo, Pemilik Kos Pilih Kabur

Regional
Ditarget Rampung Agustus, Pengerjaan Nusantara Airport di IKN Terkendala Hujan,

Ditarget Rampung Agustus, Pengerjaan Nusantara Airport di IKN Terkendala Hujan,

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Capai 1 Km

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Capai 1 Km

Regional
Saat Kapolda Jateng Peringatkan Pelaku Lain Pengeroyokan Bos Rental...

Saat Kapolda Jateng Peringatkan Pelaku Lain Pengeroyokan Bos Rental...

Regional
Peran 6 Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Bos Rental di Pati

Peran 6 Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Bos Rental di Pati

Regional
Perempuan Muda di Kota Jambi Dibunuh Teman Kencan di Kosan, Pelaku dan Korban Kenalan di Aplikasi Online

Perempuan Muda di Kota Jambi Dibunuh Teman Kencan di Kosan, Pelaku dan Korban Kenalan di Aplikasi Online

Regional
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Simpang Lima Kota Semarang, Dihadiri Jokowi

Ketua KPU Hasyim Asy'ari Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Simpang Lima Kota Semarang, Dihadiri Jokowi

Regional
Jokowi Bakal Ikuti Shalat Idul Adha dan Serahkan Sapi Kurban di Simpang Lima Semarang

Jokowi Bakal Ikuti Shalat Idul Adha dan Serahkan Sapi Kurban di Simpang Lima Semarang

Regional
Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara di Maumere Ditutup

Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara di Maumere Ditutup

Regional
Pakaian Dinas Pj Walkot Ambon Disebut Capai Rp 400 Juta, Diskominfo: Tidak Benar

Pakaian Dinas Pj Walkot Ambon Disebut Capai Rp 400 Juta, Diskominfo: Tidak Benar

Regional
Grebeg Besar Demak: Waktu Pelaksanaan, Sejarah, dan Rangkaian Acara

Grebeg Besar Demak: Waktu Pelaksanaan, Sejarah, dan Rangkaian Acara

Regional
Perburuan Kendaraan Bodong di Pati, 3 Orang dari 3 Kecamatan Diperiksa

Perburuan Kendaraan Bodong di Pati, 3 Orang dari 3 Kecamatan Diperiksa

Regional
Presiden Jokowi Bakal Shalat Idul Adha di Simpang Lima Semarang

Presiden Jokowi Bakal Shalat Idul Adha di Simpang Lima Semarang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com