Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Tambal Ban di Pamekasan Bisa Naik Haji, Daftar dari 2011

Kompas.com - 25/05/2024, 20:45 WIB
Taufiqurrahman,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Raut kegembiraan terpancar dari wajah pasangan suami istri, Mohammad Sa'id (78) dan Hamimah (66).

Pasalnya warga Dusun Ngaporan, Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur ini akan berangkat menunaikan ibadah haji pada 10 Juni 2024 mendatang.

Keduanya menabung sedikit demi sedikit dari hasil pekerjaan mereka sehari-hari untuk bisa menyempurnakan rukun Islam yang kelima ini.

 Baca juga: Perjuangan Daeng Nyala Berhaji: Jual Tanah Kaveling, 13 Tahun Menunggu, dan Kini Jalan Saja Sulit

Diketahui, Mohammad Sa'id bekerja sebagai tukang tambal ban.

Sedangkan Hamimah, berjualan kopi di Pasar Blumbungan, Kecamatan Larangan. 

"Awal-awal saya jadi tukang tambal ban, menabung setiap hari Rp 10.000. Akhir-akhir ini, nabungnya meningkat hingga Rp 25.000 per hari," kata Said saat ditemui di bengkelnya, Sabtu (25/5/2024). 

Baca juga: 352 Jemaah Haji Kloter Pertama di Jateng Berangkat dengan Fasilitas “Fast Track”, Apa Itu?


Baca juga: 352 Jemaah Haji Kloter Pertama di Jateng Berangkat dengan Fasilitas “Fast Track”, Apa Itu?

Yakin cita-citanya haji akan terkabul

Setelah tabungannya dirasa cukup, pada 2011 lalu, keduanya resmi menyetorkan pembayaran ongkos haji ke bank.

Meskipun sudah selesai setoran awal, keduanya masih rajin menabung untuk pelunasan setoran haji. 

"Kemarin setelah pasti dijadwalkan berangkat, baru kami lunasi dari hasil tabungan juga," imbuh Sa'id. 

Baca juga: Perjuangan Buruh Panggul Semarang, Rela Jual Motor dan Menabung Puluhan Tahun demi Naik Haji

Sa'id sejak awal menabung, sudah memiliki keyakinan bahwa dirinya akan terkabul untuk menunaikan haji. Sebab, tujuan menabung bukan untuk kebutuhan yang lain, namun khusus untuk menunaikan rukun iman yang kelima. 

"Saya sangat bersyukur karena berangkatnya bersama-sama dengan istri. Ini anugerah yang luar biasa di usia saya yang sudah senja," ungkapnya. 

Tetangga Sa'id, Zaini Zen ikut merasakan kebahagiaan atas keberangkatan pasangan suami isteri tersebut.

Baca juga: Gelang Haji Indonesia dari Kemenag, Apa Fungsi dan Fitur di Dalamnya?

Sa'id dikenal sebagai orang yang gigih, jujur, dan istikamah dalam bekerja. 

"Buka tutup bengkel tambal bannya itu istikamah. Kalau berangkat kerja, kompak dengan istrinya," kata dia.

Zaini sendiri tak menyangka jika Sa'id dan istrinya akan berangkat haji tahun ini. Sebab keduanya tidak pernah menceritakan kepada tetangganya bahwa sudah menyetor ongkos haji. 

"Kami senang Sa'id dan Hamimah bisa haji tahun ini. Semoga ibadahnya lancar, sehat saat berangkat dan saat pulang kembali ke tanah air. Hajinya juga mabrur," ungkap Zaini. 

Baca juga: Mengenal Gelang Haji yang Dipakai Jemaah Haji Indonesia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com