Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dikejar Massa hingga ke Kantor Polisi, Mobil Pelaku Tabrak Lari Dirusak

Kompas.com - 17/04/2024, 11:18 WIB
Junaedi,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

 

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Sebuah video amatir merekam mobil diduga milik pelaku tabrak lari dirusak massa di depan kantor Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Selasa (16/4/2024) petang.

Mobil pelaku yang menabrak seorang warga di Kabupaten Pinrang diburu massa hingga ke kantor Polres Polewali Mandar.

Sejumlah polisi yang sedang berada di depan kantor polres tampak berusaha menghentikan aksi main hakim sendiri tersebut, namun mereka tetap saja melakukan perusakan.

Baca juga: Kecelakaan Adu Banteng 2 Sepeda Motor Vs Pikap di Klaten, 2 Siswi SMA Tak Sadarkan Diri

Sejumlah massa yang geram merusak mobil dengan cara memecahkan kaca menggunakan batu dan benda padat.

Kasat Reskrim Polres Polman AKP M Reza Pranata mengatakan, kronologi kejadian ini berawal saat mobil minibus ini baru saja pulang dari mudik.

Namun, pada saat melintas di wilayah Bungi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pelaku mobil menabrak warga sekitar.

"Pelaku menabrak salah satu warga di Bungi, Kecamatan Lembang, Pinrang, terus lari ke arah Polewali dan dikejar warga dari Pinrang hingga Polewali Mandar. Karena kesal pelaku tak mau berhenti, akhinya warga kemudian melampiaskan kemarahannya dengan merusak mobil pelaku. Tiga pelaku telah diamankan polisi, sementara saat ini korban masih dirawat di rumah sakit setempat," kata Reza, Rabu (17/4/2024).

Baca juga: Pelaku yang Diduga Menembak Wanita di Kapuas Hulu hingga Tewas Ditangkap

Saat ini, polisi telah mengamankan sebanyak tiga orang pelaku yang melakukan perusakan mobil.

Sementara itu, korban yang menjadi tabrak lari kini masih menjalani perawatan di rumah sakit umum setempat. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com