Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mentan Puji Merauke sebagai Surganya Pertanian

Kompas.com - 16/04/2024, 17:37 WIB
Fuci Manupapami,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

MERAUKE, KOMPAS.com- Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaeman berkunjung ke Merauke, Papua Selatan pada Selasa (16/04/2024) pukul 17.00 waktu setempat.

Kedatangan Mentan disambut oleh Bupati Merauke Romanus Mbaraka di Bandara Mopah Merauke, Papua Selatan.

Kedatangan menteri pertanian untuk melakukan panen raya padi dan mengecek lahan pertanian.

Baca juga: Kemenhan Ingin Kembangkan “Food Estate” sebagai Kawasan Ekonomi Khusus di Merauke

Program ini bertujuan menjadikan Merauke sebagai lumbung pangan dengan ketersediaan lahan mencapai 500.000 hektar.

Andi Amran Sulaeman menyatakan sebelumnya pernah merintis sawah di Merauke dan produksinya berhasil.

"Dulu kami rintis sawah 10.000 hektar dan sekarang sudah berhasil dengan produksi mencapai 6 ton, Insya Allah ke depan kita merintis dan mencetak sawah 500.000 hektar, lahannya sudah ada dan sudah siap" ujar dia.

Baca juga: Mentan Minta Bulog Ikut Serap Gabah, Bukan Hanya Beras

Mentan melanjutkan, hal itu menjadikan kekuatan sebagai lumbung pangan di tengah tantangan fenomena El Nino dan krisis pangan dunia sehingga program tersebut dirasa sangat strategis.

Selain itu, Menteri Pertanian sangat terkesan dengan potensi pertanian di Merauke, menyebutnya sebagai "surganya pertanian".

"Saya lihat dari udara, lahannya sangat luas, airnya juga melimpah, potensinya sangat luar biasa, Merauke adalah surganya pertanian," tutupnya.

Andi Amran Sulaeman pun berharap dibukanya lahan seluas 500.000 hektar tersebut dapat digarap dalam jangka waktu satu tahun dan menghasilkan produksi padi dengan kualitas serta kuantitas terbaik.

Sementara Bupati Merauke Romanus Mbaraka mengungkapkan, kedatangan Menteri Pertanian ke Kabupaten Merauke dalam rangka suksesi program Food Estate.

"Hari ini Mentan dan besok Wamenhan akan tiba di Merauke dalam rangka suksesi program food estate di Merauke," kata Bupati Romanus.

Menurut dia, presiden terpilih Prabowo Subianto telah memberikan atensi supaya Indonesia memiliki ketahanan pangan yang kuat ke depan.

"Itu tekad beliau agar Indonesia ini sukses pangan, salah satu turunan dari konsep itu food estate akan kita coba kelola dengan baik, lintas departemen, TNI-Polri terlibat seluruhnya untuk kita kelola di Merauke karena Merauke memiliki potensi pertanian dalam skala yang besar," kata dia.

Selanjutnya pada Rabu (17/4/2024), Menteri Pertanian dijadwalkan akan melakukan panen raya padi bersama Bupati Merauke di dua kecamatan, yaitu Semangga Jaya dan Tanah Miring, serta meninjau langsung lokasi perpompaan tanaman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Regional
Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Regional
6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Regional
Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Regional
Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Regional
Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Regional
Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Regional
Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Regional
Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Regional
Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Regional
Pj Gubernur Jateng Lantik Muhammad Masrofi Jadi Pj Bupati Banjarnegara, Tantang Entaskan Kemiskinan

Pj Gubernur Jateng Lantik Muhammad Masrofi Jadi Pj Bupati Banjarnegara, Tantang Entaskan Kemiskinan

Regional
Menilik 'Temporary Tattoo', Tren Anak Muda Semarang Populerkan Seni Tato

Menilik "Temporary Tattoo", Tren Anak Muda Semarang Populerkan Seni Tato

Regional
Lahan Pertanian Tadah Hujan di Klaten Diprediksi Terdampak Kemarau

Lahan Pertanian Tadah Hujan di Klaten Diprediksi Terdampak Kemarau

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com