Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Klarifikasi Pj Gubernur Kalbar yang Minta Masyarakat Pilih Presiden Pro IKN

Kompas.com - 03/02/2024, 11:12 WIB
Hendra Cipta,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

PONTIANAK, KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson memberikan klarifikasi terkait permintaannya kepada masyarakat agar memilih calon presiden yang pro ibu kota nusantara (IKN).

Menurut dia, pernyataan itu terucap karena terlalu bersemangat dalam mewujudkan percepatan pembangunan di Kalbar sebagai daerah penyangga IKN.

Harisson menjelaskan, selama ini paradigma pembangunan Jawa-sentris menjadi Indonesia-sentris dengan diwujudkannya pembangunan IKN.

"Provinsi Kalbar sebagai mitra ibu kota negara akan terdampak percepatan pembangunan infrastruktur dan percepatan kesejahteraan masyarakatnya," ujar Harisson kepada wartawan, Sabtu (3/2/2024).

Baca juga: Tentang Ibu Kota Baru, Mengapa Harus Pindah?


Baca juga: Ramai soal Ibu Kota Baru Nusantara, Sudah Tepatkah Namanya?

Harisson pun menegaskan bahwa IKN merupakan amanah undang-undang sehingga dirinya yakin setiap pasangan calon presiden dan wakil presiden pasti akan menjalankannya.

"Saya yakin setiap capres akan menjalankan amanah undang-undang tersebut," tegas Harisson.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau semua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalbar tetap netral dan menggunakan hak politiknya secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

"Dalam kesempatan ini, saya memohon maaf kepada masyarakat dan pihak-pihak yang merasa dirugikan terhadap pernyataan saya tersebut," tutup Harisson.

Baca juga: Bupatinya Ditangkap, di Mana Letak Kabupaten Penajam Paser Utara?

Anjuran memilih capres-cawapres pro IKN

Harisson Azroi resmi dilantik sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar). Harisson dilantik Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian beraama dengan 8 penjabat gubernur lain di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (5/9/2023). HENDRA CIPTA/KOMPAS.COM Harisson Azroi resmi dilantik sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar). Harisson dilantik Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian beraama dengan 8 penjabat gubernur lain di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Sebelumnya, Harisson meminta masyarakat hanya memilih presiden dan wakil presiden yang mendukung pembangunan ibu kota nusantara (IKN).

Menurut Harisson, pembangunan IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), tersebut akan membawa dampak besar bagi Kalbar.

“Sebagai salah satu daerah penyangga IKN, tentu Kalbar akan menerima dampak besar, terutama terhadap percepatan pembangunan infrastruktur,” kata Harisson dalam keterangan tertulis, Selasa (30/1/2024).

Baca juga: Di Balik Alasan Nama Ibu Kota Baru Nusantara dan Artinya...

Maka dari itu, terang Harisson, jangan pilih calon presiden dan wakil presiden yang tidak berpihak pada keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Pulau Kalimantan.

Harisson menilai, sudah saatnya pemerintah melakukan terobosan percepatan pembangunan untuk masyarakat di Pulau Kalimantan, dengan cara melanjutkan pembangunan dan pengembangan IKN.

“Jangan pilih capres yang tidak berpihak pada kelanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Pulau Kalimantan,” tegas Harisson.

Baca juga: Profil Penajam Paser Utara, Lokasi Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Regional
Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Regional
Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Regional
Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Regional
Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Regional
Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Regional
Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Regional
3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

Regional
Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Regional
Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Regional
Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Regional
Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode 'Long-acting'

Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode "Long-acting"

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Regional
Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com