Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bentrok Dua Massa Perguruan Silat di Grobogan, Sejumlah Warga Luka-luka, Puluhan Rumah dan Mobil Rusak

Kompas.com - 08/05/2023, 20:38 WIB
Puthut Dwi Putranto Nugroho,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

Pasca kerusuhan dua perguruan silat, Polres Grobogan langsung berupaya mengumpulkan seluruh perguruan silat yang ada di wilayah hukumnya.

Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan mengaku tak ingin lagi kecolongan dan berharap insiden serupa tidak terulang.

Ia pun meminta kepada seluruh pemimpin perguruan silat bisa memberikan pemahaman kepada pesilat agar senantiasa bersikap positif dan menghindari kriminalitas.

"Audiensi yang digelar Polsek Jajaran ini dilakukan untuk menentukan langkah pencegahan terjadinya konflik terulang," kata Dedy

Dedy juga berpesan kepada masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui hal-hal yang berpotensi memicu kegaduhan dan menggangu kenyamanan.

"Pengecekan ataupun patroli berkala digencarkan untuk kenyamanan dan keamanan wilayah hukum Polres Grobogan. Kami juga tidak segan-segan untuk segera menindak tegas pihak- pihak yg mencoba memprovokasi kelompok tertentu berbuat onar di wilayah Grobogan," tegas Dedy.

Baca juga: Cegah Konflik Antarpesilat, 15 Perguruan Silat di Jombang Gelar Kopi Darat

Selain itu, Polres Grobogan telah membentuk tim patroli cyber untuk menangkal isu Hoax dan provokatif yang diunggah di media sosial.

"Jangan sampai terulang, agar ke depan seluruh perguruan silat bisa sama-sama mengedepankan kondusifitas wilayah. Mudah-mudahan tidak terulang lagi," kata Dedy.

Dedy menyampaikan gesekan antar pesilat atau dengan masyarakat umumnya terjadi di grasroot atau akar rumput.

Pemicunya cenderung hal yang tergolong sepele. Seperti saling ejek yang berdampak meluas. Dedy pun mengimbau pesilat atau masyarakat tidak mudah terprovokasi terutama dengan beredarnya berita hoaks.

"Motifnya saling ejek, olok-olok. Seperti bleyer-bleyer sepeda motor, bahkan ada pula yang dipicu karena saling tatap mata alau lihat-lihatan. Kemudian berujung gesekan," pungkas Dedy.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tiga Kader PDI-P Ambil Formulir Pendaftaran Cabup Sukoharjo, Ada Etik Suryani, Agus Santoso, dan Danur Sri Wardana

Tiga Kader PDI-P Ambil Formulir Pendaftaran Cabup Sukoharjo, Ada Etik Suryani, Agus Santoso, dan Danur Sri Wardana

Regional
Kronologi Kaburnya Tahanan Lapas Klaten

Kronologi Kaburnya Tahanan Lapas Klaten

Regional
Pilkada Banyumas, PDI-P Buka Pintu Koalisi dengan Partai Lain

Pilkada Banyumas, PDI-P Buka Pintu Koalisi dengan Partai Lain

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pensiunan PNS Tiba-tiba Jadi WN Malaysia | Kerangka Manusia Berpeci di Gunung Slamet

[POPULER NUSANTARA] Pensiunan PNS Tiba-tiba Jadi WN Malaysia | Kerangka Manusia Berpeci di Gunung Slamet

Regional
Polisi Masih Buru Pembuang Bayi dalam Ember di Semarang

Polisi Masih Buru Pembuang Bayi dalam Ember di Semarang

Regional
Penuturan Eks Anggota OPM yang Kembali ke NKRI: Ingin Perbaiki Keluarga dan Kehidupan

Penuturan Eks Anggota OPM yang Kembali ke NKRI: Ingin Perbaiki Keluarga dan Kehidupan

Regional
Oknum HRD di Halmahera Selatan Diduga Pakai Data 45 Karyawan untuk Pinjol

Oknum HRD di Halmahera Selatan Diduga Pakai Data 45 Karyawan untuk Pinjol

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 7 Mei 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 7 Mei 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Selasa 7 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Selasa 7 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Selasa 7 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Selasa 7 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Ketum GP Ansor Gus Addin Sebut Haerul Amri Aktivis Sejati NU

Ketum GP Ansor Gus Addin Sebut Haerul Amri Aktivis Sejati NU

Regional
Polisi Buru Selebgram soal Arisan Bodong di Bengkulu, Kerugian Rp 2 Miliar

Polisi Buru Selebgram soal Arisan Bodong di Bengkulu, Kerugian Rp 2 Miliar

Regional
Hadi Santoso Gantikan Quatly Abdulkadir Alkatiri Jadi Wakil Ketua DPRD Jateng

Hadi Santoso Gantikan Quatly Abdulkadir Alkatiri Jadi Wakil Ketua DPRD Jateng

Regional
Terobos Palang Pintu, Motor Terserempet Kereta di Banyumas, 2 Orang Tewas

Terobos Palang Pintu, Motor Terserempet Kereta di Banyumas, 2 Orang Tewas

Regional
Laporkan Pelecehan Seksual, Mahasiswi PKL Jadi Tersangka UU ITE

Laporkan Pelecehan Seksual, Mahasiswi PKL Jadi Tersangka UU ITE

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com