Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kelahiran Bayi Gajah Way Kambas Yongki, Asa Baru Konservasi Gajah Sumatera

Kompas.com - 12/04/2023, 13:22 WIB
Tri Purna Jaya,
Reni Susanti

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Asa baru pelestarian gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) kembali membuncah dengan kelahiran bayi gajah di Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Bayi gajah tersebut lahir di Pusat Latihan Gajah (PLG) Balai TNWK, Sabtu (8/4/2023) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kepala Balai TNWK, Kuswandono mengatakan, bayi gajah itu berjenis kelamin laki-laki dari induk bernama Suli.

Baca juga: Gajah Sumatera di Riau Lahirkan Seekor Bayi Jantan, Beratnya 90 Kg

"Ini kelahiran keempat bagi Suli, gajah betina berusia 34 tahun," kata Kuswandono melalui pesan tertulis, Rabu (12/4/2023).

Bayi gajah itu diberi nama "Yongki" oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

Saat ini, Yongki dalam kondisi normal dan sehat. Saat dilahirkan, Yongki memiliki berat 55 kilogram (kg), tinggi bahu 68 sentimeter, dan lingkar dada 90 sentimeter.

"Setelah kelahiran, tim medis Rumah Sakit Gajah PLG melakukan pemantauan intensif terhadap anak dan induk gajah," kata Kuswandono.

Baca juga: Perantara Korban asal Lampung dengan Dukun Mbah Slamet Diamankan

Menurutnya, dalam beberapa jam setelah kelahiran Yongki langsung menyusu.

Vitamin dan pakan tambahan juga diberikan kepada Suli untuk memulihkan kondisi tubuhnya dan menambah kualitas air susu.

Kuswandono mengatakan, kelahiran Yongki memberikan semangat baru dalam melestarikan gajah sumatera bagi Balai TNWK.

"Kelahiran ini mendukung peningkatan fungsi PLG menjadi sarana konservasi gajah yang efektif," kata Kuswandono.

Kehadiran Yongki juga menambah populasi gajah yang ada di PLG.

"Pengelolaan PLG di TN Way Kambas terus dilakukan secara intensif dan berkualitas dengan mengedepankan wisata edukasi dan konservasi berbasis gajah," kata Kuswandono.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Bus Rombongan 'Study Tour' Kecelakaan Masuk Jurang di Lampung

Kronologi Bus Rombongan "Study Tour" Kecelakaan Masuk Jurang di Lampung

Regional
Kota Makassar Inisiasi Program Protokol Sentuh Hati, Gubernur Quirino, Filipina: Kami Ingin Terapkan Ide Ini

Kota Makassar Inisiasi Program Protokol Sentuh Hati, Gubernur Quirino, Filipina: Kami Ingin Terapkan Ide Ini

Regional
Jabar Penyumbang DBD Tertinggi di Indonesia, Jumlah Kematian Tembus 209 Kasus

Jabar Penyumbang DBD Tertinggi di Indonesia, Jumlah Kematian Tembus 209 Kasus

Regional
Satu Anggota KKB Tewas Tertembak di Paniai Papua Tengah

Satu Anggota KKB Tewas Tertembak di Paniai Papua Tengah

Regional
Bus 'Study Tour' Terperosok ke Jurang di Lampung, 6 Orang Luka Berat

Bus "Study Tour" Terperosok ke Jurang di Lampung, 6 Orang Luka Berat

Regional
Polisi Buru Wanita Penculik Balita di Bima NTB

Polisi Buru Wanita Penculik Balita di Bima NTB

Regional
Sindikat Curanmor di Brebes Dibongkar, 2 Tersangka Diamankan, 12 Motor Dikembalikan

Sindikat Curanmor di Brebes Dibongkar, 2 Tersangka Diamankan, 12 Motor Dikembalikan

Regional
Makam Mahasiswi Kedokteran di Purbalingga Dirusak OTK, Diduga Jasad Hendak Dicuri

Makam Mahasiswi Kedokteran di Purbalingga Dirusak OTK, Diduga Jasad Hendak Dicuri

Regional
Jalan Padang-Pekanbaru yang Putus di Lembah Anai Diperkirakan Buka 21 Juli 2024

Jalan Padang-Pekanbaru yang Putus di Lembah Anai Diperkirakan Buka 21 Juli 2024

Regional
6 Orang Daftar Pilkada di PDI-P Kota Magelang, Berikut Identitasnya

6 Orang Daftar Pilkada di PDI-P Kota Magelang, Berikut Identitasnya

Regional
Kronologi Anak Diduga Depresi Bunuh Ibu di Morowali, Pelaku Teriak Histeris Saat Diamankan

Kronologi Anak Diduga Depresi Bunuh Ibu di Morowali, Pelaku Teriak Histeris Saat Diamankan

Regional
Sumur Warga Mulai Kering, Wali Kota Semarang Minta Warga Irit Air

Sumur Warga Mulai Kering, Wali Kota Semarang Minta Warga Irit Air

Regional
Menyoal Kasus Kematian 'Vina Cirebon' 8 Tahun Lalu, dari Salah Tangkap hingga Teka-teki Orangtua Buronan

Menyoal Kasus Kematian "Vina Cirebon" 8 Tahun Lalu, dari Salah Tangkap hingga Teka-teki Orangtua Buronan

Regional
Ayah Perkosa Anak karena Istri Jadi TKW Kembali Terjadi di Mataram NTB

Ayah Perkosa Anak karena Istri Jadi TKW Kembali Terjadi di Mataram NTB

Regional
Aniaya dan Ancam Jual Istri, Pria di Kubu Raya Ini Ditangkap

Aniaya dan Ancam Jual Istri, Pria di Kubu Raya Ini Ditangkap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com