Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemprov Jateng Buka Magang Jepang Tanpa Kuota Pendaftar, Ini Perinciannya

Kompas.com - 21/05/2024, 13:45 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Program Magang ke Jepang kembali dibuka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng).

Tahun ini, magang dibuka tanpa batas kuota untuk menangani masalah pengangguran di Jateng.

Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi (Disnakertrans) Jateng membuka pendaftaran magang Jepang sejak 22 April 2024 hingga 14 Oktober 2024 mendatang.

Sementara untuk seleksi peserta dimulai 21-25 Oktober 2024 mendatang.

Baca juga: Pemkot Magelang Gelar Job Fair 2024, Disediakan 4.000 Lowongan Kerja, Digelar 2 Hari

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Jateng, Masduqi, mengatakan, program Magang Jepang sudah lama diadakan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Jateng.

Diharapkan, masyarakat produktif di Jateng mampu memperbaiki perekonomian keluarga.

"Pada prinsipnya ini untuk meningkatkan SDM Jateng. Itu tantangan kita, komposisi penduduk kita saat ini memang usia produktif dan pendidikannya masih SMA/SMK ke bawah," kata Masduqi melalui sambungan telepon, Selasa (21/5/2024).

Baca juga: Cerita Abdul Hamid Korban Banjir Nunukan, Tidur Memeluk Parang untuk Usir Buaya dan Ular Hitam


Baca juga: Suami Istri di Semarang Gelapkan 60 Mobil Rental, Ditangkap di Lampung

Cara mendaftar program magang ke Jepang

Sampai saat ini pihaknya telah mencatat pendaftar dalam program ini. Baik mereka yang datang langsung ke Kantor Disnaker Kabupaten/Kota, maupun yang melalui daring.

"Sudah ada yang mendaftar, sudah ada beberapa. Karena kita buka posko bisa langsung datang ke Disnaker setempat dan di situ sudah ada contact person yang bisa dihubungi," lanjutnya.

Bagi pendaftar magang Jepang yang berhasil lolos tahapan seleksi, nantinya akan disalurkan di berbagai perusahaan di Jepang.

Mulai dari sektor bisnis, pabrik hingga pertanian. 

"Tersebar di berbagai sektor, ada arsitektur, manufaktur, ada di kontruksi dan lain-lain," jelas Masduki.

Baca juga: Coba Bermain Saham, Mahasiswi di Pulau Sebatik Gelapkan Uang J&T hingga Lebih Rp 300 Juta

Seleksi dengan sistem gugur

 

Pihaknya memastikan seleksi berlangsung ketat dengan sistem gugur. Sehingga peserta terpilih program magang dinilai kompeten dan siap untuk bekerja keras di Jepang.

Berikutnya, para peserta terpilih akan melalui proses persiapan fisik hingga mentalnya sebelum diberangkatkan untuk magang Jepang.

Halaman:


Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com