Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Buru Wanita Penculik Balita di Bima NTB

Kompas.com - 22/05/2024, 13:17 WIB
Junaidin,
Andi Hartik

Tim Redaksi

BIMA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengerahkan personel gabungan untuk memburu wanita berinisial LS (37) yang diduga menculik A, balita yang masih berusia 7 bulan.

Dalam upaya pencarian itu, personel gabungan disebar ke beberapa lokasi strategis seperti pelabuhan, terminal dan bandara di Bima.

"Kami sudah menyebar anggota untuk mempersempit ruang gerak pelaku," kata Kasi Humas Polres Bima Kota, Iptu Adib Widayaka saat dikonfirmasi, Rabu (22/5/2024).

Baca juga: Balita 7 Bulan di Bima Jadi Korban Penculikan

Adib Widayaka mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan anggota di lapangan, LS diketahui sempat menetap disebuah kos-kosan bersama temannya yakni AT (37) di Desa Rabakodo.

Hanya saja, AT sudah tiga hari terakhir ini tidak berada di kos-kosan itu dan sampai sekarang belum kembali.

Baca juga: Jasad Balita Ditemukan di TPA Antang Makassar, Setengah Badan Tertimbun Sampah

Saat ini polisi masih terus menggali informasi dari warga, termasuk menyebar foto terduga pelaku LS agar bisa segera ditangkap.

"LS dari Kelurahan Manggemaci, itu sesuai dengan keterangan dari ibu korban," ungkapnya.

Adib berharap sekecil apa pun informasi yang diketahui warga terkait keberadaan pelaku agar segera disampaikan ke polisi untuk langsung disikapi.

Sebelumnya, seorang balita berusia tujuh bulan diduga menjadi korban penculikan di area pasar Tente Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (21/5/2024).

Pelaku diketahui seorang perempuan yang sebelumnya menginap di rumah korban karena mengaku nyasar dan tidak tahu jalan pulang.

Sekretaris Desa Rabakodo, Syamsudin membenarkan salah seorang balita di desanya itu menjadi korban penculikan.

"Korban ini warga Rabakodo dan kejadiannya tadi pagi di Pasar Tente," kata Syamsudin saat dikonfirmasi, Selasa.

Kabar penculikan A diketahui setelah mendapat laporan dari keluarga korban dan warga sekitar. Mereka terkejut lantaran korban tak kunjung kembali setelah dibawa terduga pelaku.

Kejadian ini berawal saat korban dan terduga pelaku pergi ke Pasar Tente untuk membeli kebutuhan dapur.

Saat itu, buah hatinya digendong oleh terduga pelaku. Tak lama berada di pasar, terduga minta izin ke toilet dengan membawa A.

Karena tak kunjung kembali, sang ibu kemudian mencari anaknya ke toilet dan area Pasar Tente, namun A tak ditemui termasuk perempuan yang membawanya.

"Karena tidak ketemu ibu korban ini langsung menangis histeris menyadari bahwa anaknya telah diculik," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pemotor Korban Tanah Ambles di Jembatan Monano Belum Ditemukan

Pemotor Korban Tanah Ambles di Jembatan Monano Belum Ditemukan

Regional
Bayi yang Baru Lahir Dibuang di Dalam Ember, Pelakunya Remaja 17 Tahun

Bayi yang Baru Lahir Dibuang di Dalam Ember, Pelakunya Remaja 17 Tahun

Regional
Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Sujud Syukur

Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Sujud Syukur

Regional
Ditemukan Botol Obat, Mahasiswa Asal Papua Meninggal di Kamar Kos Bantul Sempat Depresi

Ditemukan Botol Obat, Mahasiswa Asal Papua Meninggal di Kamar Kos Bantul Sempat Depresi

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Perempuan Tewas di Rumah Kontrakan Grobogan, Mulut Dilakban, Tangan dan Kaki Terikat Tali

Perempuan Tewas di Rumah Kontrakan Grobogan, Mulut Dilakban, Tangan dan Kaki Terikat Tali

Regional
Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Regional
Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Regional
Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Regional
Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Regional
3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

Regional
Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Regional
Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com