Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Bulan Dilantik Jadi Pj Wali Kota Lhokseumawe, Imran Copot 10 Kepala Dinas

Kompas.com - 30/12/2022, 17:06 WIB
Masriadi ,
Reni Susanti

Tim Redaksi

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – 5 bulan setelah dilantik menjadi Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Imran merombak kepala dinas di Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Jumat (30/12/2022). 

Ada 10 kepala dinas (eselon II) yang diganti. Mereka adalah: 

1. Mulyanto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

2. Misran Fuadi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

3. Munir, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Baca juga: Suka Cita Natal di Lhokseumawe, Aceh, Pastor Aloysius: Kami Sungguh Nyaman

4. M Amin, Kepala Dinas Syariat Islam

5. Amiruddin, Kepala Dinas Perhubungan

6. Mariana Affan, Kepala Dinas Penanaman Modal

7. Marwadi Yusuf, Kepala Dinas Perikanan

8. Salahuddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan

9. Irsyadi, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia

10. Mehrabsyah, Staf Ahli Bidang Keistimewan

Baca juga: Natal dan Tahun Baru, Kafe di Lhokseumawe Diminta Tutup Pukul 23.00 WIB

Selain itu, Imran juga memutasi 28 kepala bagian (eselon III) dalam mutasi kali ini.

“Saya tegaskan, pengangkatan pejabat kali ini sudah sesuai mekanisme yaitu mendapat izin Gubernur Aceh, Komisi Aparatur Sipil Negara dan Menteri Dalam Negeri,” sebut Imran.

Pejabat yang dilantik juga diingatkan untuk gaya hidup sederhana dan menerapkan transparansi penggunaan anggaran di lingkungan dinas masing-masing.

“Saya akan evaluasi secara bertahap pada kinerja. Sehingga layanan terbaik bisa diberikan kepala dinas dan kepala bagian pada masing-masing kantor, untuk pegawai internal dan masyarakat umum,” beber Imran.

Dia menegaskan, rotasi jabatan dan kehadiran pejabat baru merupakan hal lumrah dalam penyegaran organisasi.

“Terpenting layanan kita berikan terbaik pada rakyat, pejabat harus menjadi panutan bawahannya,” pungkasnya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com