Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Truk Bermuatan Pasir di Purworejo Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 6 Meter

Kompas.com - 01/12/2022, 15:14 WIB

PURWOREJO, KOMPAS.comTruk bermuatan pasir terjun bebas dari jembatan ke Sungai Jali, di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo. Akibat kejadian itu sopir truk alami luka ringan dan sempat dilarikan ke klinik kesehatan terdekat.

Kanit Gakum Satlantas Polres Purworejo Iptu Eko Rosdianto mengatakan kecelakaan tunggal tersebut berawal saat truk dump bernomor polisi AA 1565 NC melaju dari arah timur (Purworejo) ke arah barat (Kemiri).

Saat di lokasi diduga sopir mengantuk dan kemudian menabrak pembatas jembatan.

"Sampai dilokasi sopir truk dump diduga mengantuk dan kendaraan oleng kekanan sehingga menabrak pembatas jalan dan tercebur ke sungai," kata Eko pada Kamis (1/12/2022).

Baca juga: KNKT Ungkap Hasil Investigasi Kecelakaan Bus di Bukit Bego, Bantul yang Tewaskan 14 Orang

Sopir diketahui bernama Eris Setiawan (35) warga Dukuh Kalicebong, Desa Dilem, Kecamatan Kemiri, Purworejo. Beruntung sopir dapat segera menyelamatkan diri setelah truk yang dikendarainya berada di dasar sungai.

"Alhamdulilah korban mengalami luka ringan, sempat di bawa ke klinik terdekat," kata dia.

Korban kemudian meminta pertolongan warga setempat usai berhasil keluar dari kendaraannya yang sudah terjatuh ke sungai dengan ketinggian sekitar 5-6 meter. Kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar jam 02.00 WIB.

Eko menyebut, truk yang mengalami kecelakaan tunggal ini harus dievakuasi menggunakan crane. Bahkan dua crane harus diterjunkan untuk mengevakuasi truk bermuatan pasir yang terjatuh di jembatan Kali Jali di Desa Winong, Kecamatan Kemiri tersebut.

Eko mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendara mengingat cuaca yang sedang dalam musim hujan.

"Pengendara harus tetap berhati-hati karena memasuki musim penghujan. Untuk para pengemudi apabila mengantuk istirahat jangan melanjutkan perjalanan," kata Eko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Prajurit TNI Diduga Selundupkan 20 Kg Sabu Malaysia, Ini Penjelasan Kodam Tanjungpura

2 Prajurit TNI Diduga Selundupkan 20 Kg Sabu Malaysia, Ini Penjelasan Kodam Tanjungpura

Regional
Keberadaan MinyaKita di Pasar Tradisional Semarang Mulai Langka, Pemerintah Ungkap Sebabnya

Keberadaan MinyaKita di Pasar Tradisional Semarang Mulai Langka, Pemerintah Ungkap Sebabnya

Regional
Bawa Anak Orang Tanpa Izin, Seorang Dosen Nyaris Dihajar Massa

Bawa Anak Orang Tanpa Izin, Seorang Dosen Nyaris Dihajar Massa

Regional
Air Terjun Temam: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Air Terjun Temam: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Bapenda Solo Sebut Wajib Pajak Alami Kenaikan PBB 400-500 Persen Ada 176 Orang

Bapenda Solo Sebut Wajib Pajak Alami Kenaikan PBB 400-500 Persen Ada 176 Orang

Regional
Airlangga Akui Gibran Berpotensi Nyaleg: Tapi Perlu Pembahasan Lanjutan

Airlangga Akui Gibran Berpotensi Nyaleg: Tapi Perlu Pembahasan Lanjutan

Regional
Berkenalan Lewat Medsos, Gadis 14 Tahun Diajari 'Video Call Sex' Sampai Diperkosa Pengepul Rumput Laut

Berkenalan Lewat Medsos, Gadis 14 Tahun Diajari "Video Call Sex" Sampai Diperkosa Pengepul Rumput Laut

Regional
Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Regional
Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Regional
Bertemu Menhub, Pj Bupati Aceh Utara Minta Citilink Kembali Terbang ke Bandara Sultan Malikussaleh

Bertemu Menhub, Pj Bupati Aceh Utara Minta Citilink Kembali Terbang ke Bandara Sultan Malikussaleh

Regional
Aniaya Suami Istri hingga Salah Satunya Tewas, Jaelani Jengkel karena Dibilang Gila

Aniaya Suami Istri hingga Salah Satunya Tewas, Jaelani Jengkel karena Dibilang Gila

Regional
Wanita Tersangka Pencabulan 17 Anak Laporkan Balik 8 Korbannya, Mengaku Diperkosa

Wanita Tersangka Pencabulan 17 Anak Laporkan Balik 8 Korbannya, Mengaku Diperkosa

Regional
Limbah Medis Berserakan di Pulau Merah, DLH Banyuwangi Temukan 83 Jarum Suntik

Limbah Medis Berserakan di Pulau Merah, DLH Banyuwangi Temukan 83 Jarum Suntik

Regional
Gibran soal Kenaikan NJOP PBB: Kami Evaluasi, Tunggunen Wae

Gibran soal Kenaikan NJOP PBB: Kami Evaluasi, Tunggunen Wae

Regional
Airlangga dan Gibran Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini Pembahasannya

Airlangga dan Gibran Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini Pembahasannya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.