Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/11/2022, 22:47 WIB
Editor Krisiandi

AMBON, KOMPAS.com - TNI Angkatan Laut berencana membangun Pangkalan TNI AL atau Lanal di Kabupaten Maluku Barat Daya. Kabupaten itu berbatasan langsung dengan Timor Leste.

"Khusus Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, akan dibangun dan dioperasikan Lanal dalam waktu dekat," kata Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon Brigadir Jenderal TNI (Mar) Said Latuconsina dalam keterangannya di Ambon, dikutip dari Antara, Selasa (29/11/2022).

Menurut Said, pembangunan Lanal di Maluku Barat Daya untuk mendukung tugas TNI AL dalam membangun kekuatan sistem senjata armada terpadu demi mewujudkan TNI AL yang handal, disegani dan berkelas dunia.

Baca juga: Pajero Dokter TNI AL Tabrak Penjual Gorengan dan Penambal Ban di Palembang, 1 Orang Tewas, Lainnya Luka Berat

Selain itu, kehadiran Lanal di Pulau Moa juga bertujuan merespons perkembangan strategis dalam mengamankan wilayah perairan di Provinsi Maluku.

Tingkat kerawanan laut Wilayah Maluku, menurut catatan, memiliki tingkat kerawanan tinggi karena berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste dan Australia.

Said mengatakan, letak geografis wilayah Maluku yang sebagian besar merupakan laut memerlukan sarana prasarana alutsista TNI khususnya TNI AL yang memadai dan mampu menjaga kedaulatan wilayah secara bersama.

Menurut Said, berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat maupun kapal-kapal nelayan serta fakta yang ditemukan di lapangan, hampir seluruh wilayah perairan Maluku rawan.

Terutama terkait penangkapan ikan secara ilegal yang sering terjadi.

Baca juga: Helikopter Polri Hilang di Bangka Belitung, TNI AL Kerahkan 4 Alat Canggih

"Banyak kasus yang selama ini kita temukan, seperti illegal fishing di wilayah perbatasan, termasuk pelanggaran penyelundupan perikanan dan sebagainya sehingga ini menjadi perhatian TNI AL untuk mengatasinya," ujar Said.

Oleh karena itu, Danlantamal juga mengharapkan dukungan masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga dan mengamankan wilayah laut NKRI, terkhusus di Provinsi Maluku.

Ia berharap pembentukan Lanal di Pulau Moa, Maluku Barat Daya, akan lebih meningkatkan pengawasan wilayah perairan Maluku, terutama di perbatasan dengan negara tetangga, sekaligus mengurangi tingkat kriminalitas dan kejahatan yang terjadi di laut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

17 Anak di Jambi Jadi Korban Pelecehan Ibu Muda, tapi 8 di Antaranya Malah Dilaporkan Balik Tersangka, Dituduh Memerkosa

17 Anak di Jambi Jadi Korban Pelecehan Ibu Muda, tapi 8 di Antaranya Malah Dilaporkan Balik Tersangka, Dituduh Memerkosa

Regional
Kronologi 2 Oknum TNI Selundupkan 20 Kg Sabu Malaysia, Dikemas Dalam Teh, Ditangkap di Pontianak

Kronologi 2 Oknum TNI Selundupkan 20 Kg Sabu Malaysia, Dikemas Dalam Teh, Ditangkap di Pontianak

Regional
Baru Kenal Langsung Mau Diajak Jalan-jalan, Bocah SMP di Nunukan Diperkosa Pemuda 17 Tahun

Baru Kenal Langsung Mau Diajak Jalan-jalan, Bocah SMP di Nunukan Diperkosa Pemuda 17 Tahun

Regional
Candaan Bupati Karanganyar untuk Gibran: Bos Kita di Solo Raya

Candaan Bupati Karanganyar untuk Gibran: Bos Kita di Solo Raya

Regional
Pesawat Susi Air Diduga Dibakar di Bandara Paro Nduga, Kondisi Pilot dan Penumpang Belum Diketahui

Pesawat Susi Air Diduga Dibakar di Bandara Paro Nduga, Kondisi Pilot dan Penumpang Belum Diketahui

Regional
Analisis Gempa M 5,2 di Selatan Banten, Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Analisis Gempa M 5,2 di Selatan Banten, Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Regional
M 5,2 Guncang Muarabinuangeun Lebak, Warga Khawatir Ingat Gempa Turkiye

M 5,2 Guncang Muarabinuangeun Lebak, Warga Khawatir Ingat Gempa Turkiye

Regional
Buntut Kritik Jabatan Kades 9 Tahun, Akhirnya Apip dan Para Kades Saling Memaafkan

Buntut Kritik Jabatan Kades 9 Tahun, Akhirnya Apip dan Para Kades Saling Memaafkan

Regional
Diduga Punya Perilaku Menyimpang, Ibu Muda yang Lecehkan 17 Anak di Jambi Akan Diperiksa Kejiwaannya

Diduga Punya Perilaku Menyimpang, Ibu Muda yang Lecehkan 17 Anak di Jambi Akan Diperiksa Kejiwaannya

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Ijazahnya Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri, Gibran Ungkap Perjuangan Kuliah: Kadang Uang Saku Kurang

Ijazahnya Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri, Gibran Ungkap Perjuangan Kuliah: Kadang Uang Saku Kurang

Regional
Pengakuan Suami Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi, Sebut Istri Lukai Diri Sendiri dan Ancam Aniaya Bayinya

Pengakuan Suami Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi, Sebut Istri Lukai Diri Sendiri dan Ancam Aniaya Bayinya

Regional
Perempuan Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi Laporkan Balik 8 Korban, Mengaku Diperkosa

Perempuan Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi Laporkan Balik 8 Korban, Mengaku Diperkosa

Regional
Sejak Gibran Jadi Wali Kota, Ada 25 Menteri yang Kunjungan Kerja ke Solo, 9 Menteri Ini Belum Pernah

Sejak Gibran Jadi Wali Kota, Ada 25 Menteri yang Kunjungan Kerja ke Solo, 9 Menteri Ini Belum Pernah

Regional
Sejumlah Prajurit TNI Diduga Keroyok Warga hingga Tewas di Biak Papua, Danrem: 5 Anggota Ditahan

Sejumlah Prajurit TNI Diduga Keroyok Warga hingga Tewas di Biak Papua, Danrem: 5 Anggota Ditahan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.