Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gibran Cerita Trauma Dicium Bapak-bapak dalam Acara Pertemuan Jokowi dengan Relawan Nusantara Bersatu di GBK

Kompas.com - 28/11/2022, 16:07 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku trauma setelah dirinya dicium bapak-bapak saat menghadiri acara pertemuan Presiden Jokowi dengan relawan Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

Diketahui, aksi seorang relawan pria mencium putra sulung Presiden Jokowi tersebut terjadi secara spontan dan viral di media sosial (medsos).

Baca juga: Cerita Gibran Serap Aspirasi lewat Media Sosial, Lebih Suka Pakai Twitter karena Gampang

Bahkan, foto Gibran dicium bapak-bapak itu sampai dibuat sketsa dan ditandai oleh pengguna akun Twitter @miftah_rizaq ke akun Gibran @gibran_tweet.

"Rasah mbok elingke toh (jangan kamu ingatkan ya). Aku trauma," kata Gibran di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (27/11/2022).

Gibran dicium seorang bapak yang merupakan relawan Nusantara Bersatu ketika dirinya sedang melayani relawan lain yang meminta foto dengannya.

"Aku kan mlaku (saya kan berjalan) sepanjang GBK. Ono sing salaman, ono sing jaluk foto, pak e kuwi rodok unik (Ada yang salaman, ada yang minta foto, bapak itu agak unik)," ungkap ayah Jan Ethes Srinarendra.

Gibran mengatakan kedatangannya ke GBK tidak dalam rangka diundang. Dia mengaku kesasar ketika dirinya sedang olahraga lari pagi melihat kondisi di GBK ramai banyak orang.

"Enggak ikut, enggak diundang juga. Lari pagi kok ramai. Salah pintu," ungkap dia.

Gibran menyampaikan acara relawan Nusantara Bersatu di GKB bukan untuk melakukan deklarasi. Tetapi kegiatan yang dilaksanakan tersebut untuk silaturahmi.

"Ndak, itu hanya silaturahmi aja. Kan kita enggak deklarasi atau apa," katanya.

Baca juga: Aduan Lapor Mas Wali Gibran, Gerak Cepat 24 Jam Dinas Proses Aduan Masuk

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Anak Alami Pelecehan Seksual dari Ibu Muda, Korban Takut, Cemas, Merasa Berdosa

11 Anak Alami Pelecehan Seksual dari Ibu Muda, Korban Takut, Cemas, Merasa Berdosa

Regional
Banyak Warga Keluhkan Naiknya PBB di Solo, Gibran Beri Stimulus hingga 80 Persen

Banyak Warga Keluhkan Naiknya PBB di Solo, Gibran Beri Stimulus hingga 80 Persen

Regional
Penampakan Rumah di Cilacap Hancur akibat Ledakan Petasan, 1 Orang Tewas, Jasad Korban Ditemukan 7 Meter dari TKP

Penampakan Rumah di Cilacap Hancur akibat Ledakan Petasan, 1 Orang Tewas, Jasad Korban Ditemukan 7 Meter dari TKP

Regional
Penampakan Rumah di Cilacap Hancur akibat Ledakan Petasan, 1 Orang Tewas, Jasad Korban Ditemukan 7 Meter dari TKP

Penampakan Rumah di Cilacap Hancur akibat Ledakan Petasan, 1 Orang Tewas, Jasad Korban Ditemukan 7 Meter dari TKP

Regional
Kapal Berbendera Liberia yang Kandas di Perairan Belakangpadang Batam Dievakuasi

Kapal Berbendera Liberia yang Kandas di Perairan Belakangpadang Batam Dievakuasi

Regional
Ledakan Petasan di Cilacap Tewaskan 1 Orang dan Rusak 3 Rumah, Warga: Korban Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan di Kolam Ikan

Ledakan Petasan di Cilacap Tewaskan 1 Orang dan Rusak 3 Rumah, Warga: Korban Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan di Kolam Ikan

Regional
'Di Sini Satu Kampung Semua Terancam Longsor, Warga Sudah Mengungsi Takut Longsor Susulan'

"Di Sini Satu Kampung Semua Terancam Longsor, Warga Sudah Mengungsi Takut Longsor Susulan"

Regional
Duduk Perkara Perempuan Lecehkan 11 Anak, Korban Diiming-iming Main PS Gratis hingga Dipaksa Sentuh Bagian Sensitif Pelaku

Duduk Perkara Perempuan Lecehkan 11 Anak, Korban Diiming-iming Main PS Gratis hingga Dipaksa Sentuh Bagian Sensitif Pelaku

Regional
Minta Diperiksa Lebih Awal, Bupati Dompu Dicecar 20 Pertanyaan oleh Bawaslu

Minta Diperiksa Lebih Awal, Bupati Dompu Dicecar 20 Pertanyaan oleh Bawaslu

Regional
Puting Beliung Landa Pulau Buluh Batam, 10 Rumah Rusak

Puting Beliung Landa Pulau Buluh Batam, 10 Rumah Rusak

Regional
Peringatan Dini Ancaman Gelombang Setinggi 6 Meter di Maluku, Warga Diminta Waspada

Peringatan Dini Ancaman Gelombang Setinggi 6 Meter di Maluku, Warga Diminta Waspada

Regional
Sebar Hoaks Rumah Ibadah Dibakar Saat Bentrok, 3 Pria di Tual Terancam 10 Tahun Penjara

Sebar Hoaks Rumah Ibadah Dibakar Saat Bentrok, 3 Pria di Tual Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Sejarah Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi: Penyebab, Kronologi, dan Dampak

Sejarah Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi: Penyebab, Kronologi, dan Dampak

Regional
Detik-detik Ledakan Petasan di Cilacap, Pemuda Terpental hingga Kondisi Tangannya Hilang

Detik-detik Ledakan Petasan di Cilacap, Pemuda Terpental hingga Kondisi Tangannya Hilang

Regional
Soal Rencana Reshuffle Kabinet Jokowi, Mensesneg Pratikno: Ya Bisa Bulan Ini, Bisa Bulan Depan

Soal Rencana Reshuffle Kabinet Jokowi, Mensesneg Pratikno: Ya Bisa Bulan Ini, Bisa Bulan Depan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.