Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bawa Rombongan Pelayat, Minibus di Pakpak Bharat Terjun ke Jurang 100 Meter, 5 Tewas

Kompas.com - 28/11/2022, 15:42 WIB

KOMPAS.com - Kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara pada Senin (28/11/2022).

Sebuah minibus terjun ke jurang sedalam 100 meter saat melintar di Jalan Lintas Dairi - Pakpak Bharat, persisnya di Kecamatan Sukaramai.

Akibat insiden tersebut, sebanyak lima orang tewas.

Baca juga: Kecelakaan Minibus Tewaskan 8 Penumpang di Wonogiri, Sopir Jadi Tersangka, Bus Tak Uji KIR Hampir 2 Tahun

Sementara, 12 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat.

Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Rocky Marpaung mengatakan, kejadian mobil minibus terjun ke jurang ini berlangsung sekira pukul 10.30 WIB.

"Kejadiannya tadi pagi sekira pukul 10.30 WIB, mobil minibus yang membawa 17 orang masuk ke dalam jurang," ujar dia dikutip dari Tribun Medan, Senin.

Dia menjelaskan, menurut keterangan dari korban selamat, rombongan tersebut hendak menghadiri upacara pemakaman yang berada di Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat.

"Menurut keterangan dari korban yang selamat, mereka mau menghadiri acara pemakaman di Kecamatan Salak," kata dia.

Baca juga: Cerita Nenek Gendong Erat Cucunya saat Minibus yang Ditumpanginya Kecelakaan di Wonogiri

Hingga kini belum diketahui penyebab mobil minibus tersebut terjun ke dalam jurang.

Pantauan Tribun Medan, saat ini di lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi dan bangkai kendaraan belum di evakuasi.

Sementara para penumpang lainnya sudah dilarikan ke puskesmas dan yang meninggal dunia dibawa ke RSUD Kota.


Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul BREAKINGNEWS Hendak Melayat, Mobil Minibus Terjun ke Jurang di Pakpak Bharat, 5 Orang Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Airlangga Akui Gibran Berpotensi Nyaleg: Tapi Perlu Pembahasan Lanjutan

Airlangga Akui Gibran Berpotensi Nyaleg: Tapi Perlu Pembahasan Lanjutan

Regional
Berkenalan Lewat Medsos, Gadis 14 Tahun Diajari 'Video Call Sex' Sampai Diperkosa Pengepul Rumput Laut

Berkenalan Lewat Medsos, Gadis 14 Tahun Diajari "Video Call Sex" Sampai Diperkosa Pengepul Rumput Laut

Regional
Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Regional
Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Regional
Bertemu Menhub, Pj Bupati Aceh Utara Minta Citilink Kembali Terbang ke Bandara Sultan Malikussaleh

Bertemu Menhub, Pj Bupati Aceh Utara Minta Citilink Kembali Terbang ke Bandara Sultan Malikussaleh

Regional
Aniaya Suami Istri hingga Salah Satunya Tewas, Jaelani Jengkel karena Dibilang Gila

Aniaya Suami Istri hingga Salah Satunya Tewas, Jaelani Jengkel karena Dibilang Gila

Regional
Wanita Tersangka Pencabulan 17 Anak Laporkan Balik 8 Korbannya, Mengaku Diperkosa

Wanita Tersangka Pencabulan 17 Anak Laporkan Balik 8 Korbannya, Mengaku Diperkosa

Regional
Limbah Medis Berserakan di Pulau Merah, DLH Banyuwangi Temukan 83 Jarum Suntik

Limbah Medis Berserakan di Pulau Merah, DLH Banyuwangi Temukan 83 Jarum Suntik

Regional
Gibran soal Kenaikan NJOP PBB: Kami Evaluasi, Tunggunen Wae

Gibran soal Kenaikan NJOP PBB: Kami Evaluasi, Tunggunen Wae

Regional
Airlangga dan Gibran Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini Pembahasannya

Airlangga dan Gibran Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini Pembahasannya

Regional
Kasus HIV/AIDS di Sikka Bertambah Jadi 1.034 Orang, Didominasi Pria

Kasus HIV/AIDS di Sikka Bertambah Jadi 1.034 Orang, Didominasi Pria

Regional
6 Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Konawe Ditangkap Polisi, Satu Pelaku Buron

6 Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Konawe Ditangkap Polisi, Satu Pelaku Buron

Regional
Hadapi Potensi Gempa M 6,5 dari Sesar Cimandiri, Bupati Sukabumi Contoh Mitigasi Jepang

Hadapi Potensi Gempa M 6,5 dari Sesar Cimandiri, Bupati Sukabumi Contoh Mitigasi Jepang

Regional
Bandar Sabu di Lampung Gunakan Instagram, Bermodus Jual Permen secara COD

Bandar Sabu di Lampung Gunakan Instagram, Bermodus Jual Permen secara COD

Regional
Usai Olah TKP, Korban Pelecehan Seksual Wanita di Jambi Bertambah Jadi 17 Anak

Usai Olah TKP, Korban Pelecehan Seksual Wanita di Jambi Bertambah Jadi 17 Anak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.