Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suami di Riau Ditangkap Polisi karena Aniaya Istri hingga Tewas

Kompas.com - 30/10/2022, 07:54 WIB
Idon Tanjung,
Andi Hartik

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - SI (47), seorang suami di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, ditangkap polisi karena menganiaya istrinya, Nurlela (49), hingga tewas pada Sabtu (29/10/2022) sekitar pukul 10.51 WIB.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Siak Hulu, AKP Zainal Arifin membenarkan bahwa SI telah ditangkap. Namun, pihaknya belum mengetahui motif SI menganiaya istrinya.

"Pelaku berinisial SI sudah kita tangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Untuk motifnya belum tahu," kata Zainal saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu malam.

Baca juga: Diduga Suruh Orang Tangkap Warga hingga Tewas di Riau, Bripka AH Diperiksa

Zainal menjelaskan, pelaku melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya dengan memukul dan membanting.

Setelah itu, pelaku menyeret korban dari samping rumah ke dapur. Kekerasan yang dilakukan pelaku itu menyebabkan korban tewas.

"Saksi atas nama Herman sempat mendengar keributan di rumah pelaku. Setelah itu, saksi mendekati dan melihat langsung pelaku memukul dan membanting korban. Pelaku menyeret korban ke dapur," ujar Zainal.

Baca juga: Kasus Pria Mengaku Imam Mahdi dan Nikahi Anak di Bawah Umur di Riau, Orangtua Korban Jadi Tersangka

Sejumlah warga pun datang ke lokasi kejadian dan mengamankan pelaku. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Siak Hulu.

"Setelah mendapat informasi, anggota Unit Reskrim Polsek Siak Hulu datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk menangkap pelaku," sebut Zainal.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus itu berupa dua helai celana panjang dan fotokopi kartu keluarga.

Pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat 3 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT atau Pasal 354 ayat 2 KUHP.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Setelah Luncurkan 400 Roket, KSAD Beri Sembako untuk Warga Kebumen

Setelah Luncurkan 400 Roket, KSAD Beri Sembako untuk Warga Kebumen

Regional
Jumlah Pendaki yang Rayakan Tahun Baru di Gunung Merbabu Menurun

Jumlah Pendaki yang Rayakan Tahun Baru di Gunung Merbabu Menurun

Regional
Alat Pemantau Gunung Marapi Sering Dicuri, tapi Berfungsi Baik Saat Meletus

Alat Pemantau Gunung Marapi Sering Dicuri, tapi Berfungsi Baik Saat Meletus

Regional
Nelayan Sumbawa yang Tangkap Lobster di Perairan NTTĀ Diminta Terbuka pada Penyidik

Nelayan Sumbawa yang Tangkap Lobster di Perairan NTTĀ Diminta Terbuka pada Penyidik

Regional
Caleg PAN di Lombok Tengah Ditangkap Saat Pesta Sabu, Ini Kata KPU

Caleg PAN di Lombok Tengah Ditangkap Saat Pesta Sabu, Ini Kata KPU

Regional
Detik-detik Evakuasi Jenazah Pendaki Terakhir di Gunung Marapi

Detik-detik Evakuasi Jenazah Pendaki Terakhir di Gunung Marapi

Regional
Gagalkan Percobaan Pembunuhan di RS Magelang, Brigadir Helmi Dapat Penghargaan

Gagalkan Percobaan Pembunuhan di RS Magelang, Brigadir Helmi Dapat Penghargaan

Regional
Saat Jokowi Kagumi Wajah Baru Gereja Katedral Kupang...

Saat Jokowi Kagumi Wajah Baru Gereja Katedral Kupang...

Regional
Ini 4 Program Prioritas Pemprov Kalsel untuk Jadi Penyangga Pangan IKN

Ini 4 Program Prioritas Pemprov Kalsel untuk Jadi Penyangga Pangan IKN

Regional
16 Pengungsi Rohingya Kabur dari Tempat Penampungan di Lhokseumawe

16 Pengungsi Rohingya Kabur dari Tempat Penampungan di Lhokseumawe

Regional
Banyak Dapat Ungkapan Tak Patut Saat Jadi Gubernur, Anies: Satu Pun Tak Saya Bawa ke Polisi

Banyak Dapat Ungkapan Tak Patut Saat Jadi Gubernur, Anies: Satu Pun Tak Saya Bawa ke Polisi

Regional
Di Balik Tragedi 23 Pendaki Meninggal Saat Erupsi Gunung Marapi...

Di Balik Tragedi 23 Pendaki Meninggal Saat Erupsi Gunung Marapi...

Regional
Cerita Pendaki yang Berada di Puncak Gunung Marapi Beberapa Jam Sebelum Meletus

Cerita Pendaki yang Berada di Puncak Gunung Marapi Beberapa Jam Sebelum Meletus

Regional
Warga Bangladesh Penyelundup Pengungsi Rohingya ke Aceh Ditangkap

Warga Bangladesh Penyelundup Pengungsi Rohingya ke Aceh Ditangkap

Regional
Anies Ungkap Program 100 Harinya untuk Daerah Tertinggal

Anies Ungkap Program 100 Harinya untuk Daerah Tertinggal

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com