Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral, Video Oknum TNI Diduga Mabuk Hendak Pukul Anggota Satlantas di Manokwari, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 04/10/2022, 14:40 WIB
Mohamad Adlu Raharusun,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

MANOKWARI, KOMPAS.com- Video seorang pengendara motor menyerang anggota polisi lalu lintas yang melaksanakan tugas Operasi Zebra di Jalan Yos Sudarso Manokwari, viral di media sosial, Facebook, TikTok dan aplikasi perpesanan.

Pengendara motor itu diketahui adalah seorang oknum anggota TNI yang diduga dalam kondisi mabuk. 

Sedangkan peristiwa tersebut terjadi di Jalan Yos Sudarso Manokwari pada Selasa (4/10/2022) sekitar pukul 07.00 WIT.

Baca juga: Puluhan Mahasiswa Nduga di Manokwari Berunjuk Rasa Tuntut Kasus Mutilasi Diusut Tuntas

Dalam video yang beredar, tampak seorang pemuda bercelana pendek menggunakan motor Kawasaki Ninja warna hijau.

Dia melayangkan pukulan ke arah anggota satuan lalu lintas berseragam lengkap.

Anggota polisi kemudian menangkis pukulan tersebut. Sesaat kemudian, pemuda itu kembali memohon agar motornya tidak ditahan.

"Abang punya motor dia ada tunggu saya," ucap pengendara itu memohon kepada anggota Polantas dalam video tersebut.

Baca juga: Lelaki Tewas di Hutan Wosi Manokwari, Polisi Masih Tunggu Hasil Visum

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantar) Polres Manokwari Iptu Subhan Ohoimas membenarkan peristiwa itu.

"Iya tetapi nanti konfirmasi lewat Kapolres," kata dia.

Halaman:


Terkini Lainnya

Gedung DPRD Solok Selatan Kebanjiran, Tinggi Air Capai 1 Meter

Gedung DPRD Solok Selatan Kebanjiran, Tinggi Air Capai 1 Meter

Regional
Mobil Elf Terguling di Jalur Sarangan-Cemorosewu, 8 Orang Dibawa ke RS

Mobil Elf Terguling di Jalur Sarangan-Cemorosewu, 8 Orang Dibawa ke RS

Regional
Razia di Pekanbaru, 47 Sepeda Motor 'Diangkut' Polisi

Razia di Pekanbaru, 47 Sepeda Motor "Diangkut" Polisi

Regional
Tewas Selang 26 Hari, Bocah Jadi Korban ke-16 Anjing Rabies di TTS

Tewas Selang 26 Hari, Bocah Jadi Korban ke-16 Anjing Rabies di TTS

Regional
Kemendagri Dorong Pembukaan Lowongan bagi Satpol PP Jadi CPNS dan PPPK

Kemendagri Dorong Pembukaan Lowongan bagi Satpol PP Jadi CPNS dan PPPK

Regional
Saat Gajah Sumatera 'Terjepit' Kebun Sawit...

Saat Gajah Sumatera "Terjepit" Kebun Sawit...

Regional
Berawal Dapat Pesan di Grup Instagram, Guru di Kupang Tertipu Investasi Bodong Rp 80 Juta

Berawal Dapat Pesan di Grup Instagram, Guru di Kupang Tertipu Investasi Bodong Rp 80 Juta

Regional
Satu Korban Hilang Akibat Perahu Terbalik di Ambon Belum Ditemukan

Satu Korban Hilang Akibat Perahu Terbalik di Ambon Belum Ditemukan

Regional
Seorang Anak di Baubau Coba Bunuh Ayahnya dengan Bom Molotov

Seorang Anak di Baubau Coba Bunuh Ayahnya dengan Bom Molotov

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 3 Maret 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 3 Maret 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Ahli Hidrologi USM: “Upaya Penanganan Banjir Kota Semarang Buahkan Hasil”

Ahli Hidrologi USM: “Upaya Penanganan Banjir Kota Semarang Buahkan Hasil”

Regional
Guru di Kupang Jatuh Sakit karena Tertipu Investasi Rp 80 Juta via Medsos

Guru di Kupang Jatuh Sakit karena Tertipu Investasi Rp 80 Juta via Medsos

Regional
Ketua KPU NTB Diusir Saksi saat Pleno di Kabupaten Lombok Tengah

Ketua KPU NTB Diusir Saksi saat Pleno di Kabupaten Lombok Tengah

Regional
2 Anak Pejabat Perkosa Gadis Belia di Mobil Dinas Orangtua Pelaku

2 Anak Pejabat Perkosa Gadis Belia di Mobil Dinas Orangtua Pelaku

Regional
Modus Loloskan Seleksi PPDS, Oknum Dokter di Aceh Timur Tipu Korban Rp 300 Juta

Modus Loloskan Seleksi PPDS, Oknum Dokter di Aceh Timur Tipu Korban Rp 300 Juta

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com