Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pendataan Honorer di Nunukan Terkendala Jaringan, Pegawai BKPSDM Lembur hingga Harus Mandi di Kantor

Kompas.com - 28/09/2022, 19:38 WIB

NUNUKAN, KOMPAS.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), meminta perpanjangan waktu untuk proses verifikasi tenaga honorer sampai 31 Oktober 2022 nanti.

Kepala BKPSDM Nunukan Sura’i mengatakan, adanya kendala jaringan mengakibatkan proses pendataan verifikasi tenaga honorer sangat lamban.

"Kita tahu proses ini terjadi di seluruh Indonesia dengan satu server. Jadi kebayang bagaimana sekian banyak data dari berbagai Provinsi masuk satu pintu di BKN,’’ujarnya, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: Kisah Elmawati, 28 Tahun Jadi Guru Honorer di Bengkulu, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp 700.000

Akibat masalah jaringan, BKPSDM mengeluarkan SK untuk internal agar membentuk kelompok kerja dan dibagi shift. 

Tidak jarang, para petugas harus lembur untuk menginput data. Beberapa dari mereka bahkan harus mandi di kantor demi menyelesaikan tugas tersebut.

"Kita punya beban moral dan prihatin atas keberlangsungan nasib teman teman honorer. Jadi kita juga sudah beberapa hari lembur mencoba terus untuk memasukkan data ke Kemenpan RB dan juga BKN," imbuhnya.

Penginputan data, terbilang lama karena ada perbedaan format excel antara Kemenpan RB dan BKN. Ketika petugas sudah selesai menginput data di Kemenpan RB, mereka harus mengulang kembali data tersebut, untuk menyesuaikan format excel BKN.

"Selain kendala jaringan, ada kerja ganda karena format excel Kemenpan dan BKN berbeda. Sampai hari ini, dari 4.288 tenaga honorer, baru sekitar 1.600 yang terinput,’’lanjutnya.

Data BKPSDM mencatat, ada total 5.833 tenaga honorer di Kabupaten Nunukan. Sementara yang akan diverifikasi sebanyak 4.228 orang.

Selisih angka tersebut, karena syarat verifikasi honorer, tidak mencakup tenaga honorer yang SK-nya dikeluarkan tahun 2022. BKPSDM Nunukan, juga tidak bisa menjamin 4.288 honorer bisa masuk dalam sistem.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Buat Wisata Penangkaran Buaya, Bupati Malaka: Harapan Saya Ada Investor dari Pemerintah Pusat

Ingin Buat Wisata Penangkaran Buaya, Bupati Malaka: Harapan Saya Ada Investor dari Pemerintah Pusat

Regional
Usai Bunuh Istri, Pria di Kebumen Coba Bunuh Diri

Usai Bunuh Istri, Pria di Kebumen Coba Bunuh Diri

Regional
Walhi Aceh: Kaji Ulang Izin di Kawasan Hutan, jika Ingin Atasi Banjir

Walhi Aceh: Kaji Ulang Izin di Kawasan Hutan, jika Ingin Atasi Banjir

Regional
Desa Bantu Buatkan KTP bagi Agus, Pria yang Kabur 25 Tahun karena Takut Disunat, demi Obati Diabetesnya

Desa Bantu Buatkan KTP bagi Agus, Pria yang Kabur 25 Tahun karena Takut Disunat, demi Obati Diabetesnya

Regional
Sering Hujan dan Dilalui Kendaraan Berat, Jalan Pantura di Kendal Mulai Banyak Lubang

Sering Hujan dan Dilalui Kendaraan Berat, Jalan Pantura di Kendal Mulai Banyak Lubang

Regional
Banyak Anggota PKK Jadi Korban Penipuan Bermotif Belas Kasihan, Polres Salatiga Lakukan Penyelidikan

Banyak Anggota PKK Jadi Korban Penipuan Bermotif Belas Kasihan, Polres Salatiga Lakukan Penyelidikan

Regional
Dipecat Nasdem, Suami Wagub NTB Gabung Perindo

Dipecat Nasdem, Suami Wagub NTB Gabung Perindo

Regional
Selundupkan 3,6 Kilogram Kokain ke Bali, WN Brasil Ditangkap di Bandara Ngurah Rai

Selundupkan 3,6 Kilogram Kokain ke Bali, WN Brasil Ditangkap di Bandara Ngurah Rai

Regional
Hendak Selundupkan 7,3 Kg Sabu dari Malaysia ke Jambi, Pria Ini Ditangkap di Karimun, Dijanjikan Rp 35 Juta

Hendak Selundupkan 7,3 Kg Sabu dari Malaysia ke Jambi, Pria Ini Ditangkap di Karimun, Dijanjikan Rp 35 Juta

Regional
Emosi dan Tebas Kepala Temannya hingga Tewas, Pria di Bolaang Mongondow Utara Ditangkap

Emosi dan Tebas Kepala Temannya hingga Tewas, Pria di Bolaang Mongondow Utara Ditangkap

Regional
Buru Pelanggar Lalu Lintas, Ditlantas Polda Jateng Gunakan Drone

Buru Pelanggar Lalu Lintas, Ditlantas Polda Jateng Gunakan Drone

Regional
Empat Jenderal Polisi Lepas Penerbangan Citilink dari Bandara Halim ke Ngloram Blora yang Kembali Beroperasi

Empat Jenderal Polisi Lepas Penerbangan Citilink dari Bandara Halim ke Ngloram Blora yang Kembali Beroperasi

Regional
Paman Tega Cabuli Keponakan yang Masih SD hingga Lima Kali

Paman Tega Cabuli Keponakan yang Masih SD hingga Lima Kali

Regional
Marak Kasus Pemerkosaan Anak di Jateng, Ganjar: Anak Itu untuk Disayangi dan Disiapkan, Bukan Dianiaya

Marak Kasus Pemerkosaan Anak di Jateng, Ganjar: Anak Itu untuk Disayangi dan Disiapkan, Bukan Dianiaya

Regional
Cerita Pria di Cirebon Rampok dan Aniaya Kakak Tirinya, Pura-pura Ikut Antar Korban ke Rumah Sakit

Cerita Pria di Cirebon Rampok dan Aniaya Kakak Tirinya, Pura-pura Ikut Antar Korban ke Rumah Sakit

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.