Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terima Suap dari Casis, Anggota Polda Sultra Dipecat

Kompas.com - 28/09/2022, 17:01 WIB
Kiki Andi Pati,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

KENDARI, KOMPAS.com - Majelis sidang kode etik dan disiplin kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada anggota Polri berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu) inisial BR.

Pemecatan personel Polda Sultra itu diputuskan melalui sidang kode etik dan disiplin yang digelar secara tertutup pada Rabu (28/9/ 2022).

Baca juga: Terbukti Korupsi, Pasutri Anggota Polres Blora Dihukum 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta

  mengatakan, Briptu BR diputuskan bersalah karena terbukti telah meminta dan menerima sejumlah uang dari seorang peserta calon siswa (Casis) anggota Polri.

"Perbuatan yang bersangkutan memang melanggar kode etik profesi Polri dan menjadi atensi dari pimpinan, bahwa tidak ada calo atau bayar segala macam untuk masuk polri. Sidang sudah selesai, yang bersangkutan dijatuhi sanksi PTDH karena perbuatannya telah mencoreng nama baik institusi," ungkapnya, Rabu (28/9/2022).

Dijelaskannya, Briptu BR menyatakan akan berkonsultasi dengan kuasa hukumnya untuk memutuskan naik banding atau menerima putusan pemberhentiannya.

Dia mengungkapkan kasus suap penerimaan Casis Polri tahun 2022 ini menyeret dua orang anggota Polda Sultra. Di antaranya Briptu BR yang sebelumnya berdinas di Biro Sumber Daya Manusia (SDM) dan Bripka IR yang berdinas di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Sultra.

"Masih ada lagi satu anggota polisi berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) inisial IR yang sementara diperiksa, belum disidang," ujarnya.

Kombes Teguh mengungkapkan kasus suap ini ditangani sejak bulan Juni 2022. Saat itu, anggota Bidang Propam Polda Sultra melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Briptu BR di rumah pribadinya dengan barang bukti uang sebesar Rp 200 juta.

"Kami dapat laporan dan langsung ke rumah yang bersangkutan, ada barang bukti uang sekitar Rp 200 juta dari satu orang Casis. Casisnya kita diskualifikasi, uang ini digunakan oleh Briptu BR untuk kepentingan pribadi," katanya usai sidang kode etik dan disiplin di Polda Sultra.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Regional
Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com