Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bekas Mobil Pribadi Jokowi Dilelang, Harganya Mulai dari Rp 300 Juta

Kompas.com - 25/09/2022, 10:36 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Soloraya melelang bekas mobil pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai dari harga Rp 300 juta.

Ketua PPMKI Soloraya Amin Suryono (63) mengatakan, lelang mobil Isuzu Panther Bonet warna green metalik pembuatan tahun 1995 dimulai hari ini hingga 30 Oktober 2022.

Rencananya, uang hasil lelang mobil tersebut akan didonasikan untuk kegiatan sosial yakni pembangunan tempat ibadah di wilayah Wonogiri.

Baca juga: Ketika Istri Pejabat Tak Berani Menawar Batik di Samping Iriana Jokowi...

"Ini mobil pribadi eks Bapak Jokowi. Nanti rencananya hasil lelangnya ini mau kita buat untuk membangun tempat ibadah," kata Amin dalam pembukaan Solo Great Sale (SGS) 2022 di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2022).

Amin mengatakan bekas mobil pribadi Jokowi dipamerkan di rumah dinas Wali Kota Solo. Jika mobil ini belum laku terjual, akan kembali dilelang dalam ajang pameran mobil kuno di Stadion Manahan Solo.

Pameran mobil kuno dengan peserta dari seluruh Indonesia ini akan dilaksanakan selama dua hari yakni pada Sabtu-Minggu (8-9/10/2022).

"Jadi nanti bisa kita lelang juga di sana mobil ini dan mudah-mudahan bisa laku," ungkap Amin.

Menurut Amin bekas mobil pribadi Jokowi ini baru sekali berpindah pemilik. Mobil ini dijual Jokowi setelah terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pembelinya adalah warga Wonogiri.

"Jadi sebetulnya kemarin itu masih atas nama Pak Jokowi terus habis STNK-nya tidak bisa diperpanjang terpaksa kita ambil alih atas nama temen dari PPMKI," terang dia.

Sementara salin memamerkan bekas mobil pribadi Jokowi, ada 25 unit mobil kuno lainnya yang juga dipamerkan dalam pembukaan SGS 2022 di Loji Gandrung.

Mobil kuno yang dipamerkan itu paling tua dibuat pada tahun 1940. Mobil-mobil kuno tersebut sebagian besar adalah milik anggota PPMKI Soloraya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Wali Kota: Usianya Baru 15 Tahun, Butuh Perbaikan

Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Wali Kota: Usianya Baru 15 Tahun, Butuh Perbaikan

Regional
Keluarga 2 Terpidana Korupsi Datangi Kantor Kejaksaan Lampung, Bayar Denda Perkara Ratusan Juta

Keluarga 2 Terpidana Korupsi Datangi Kantor Kejaksaan Lampung, Bayar Denda Perkara Ratusan Juta

Regional
Petani Milenial Jadi Program Unggulan Pemkab Ogan Ilir Kembalikan Potensi Generasi Muda

Petani Milenial Jadi Program Unggulan Pemkab Ogan Ilir Kembalikan Potensi Generasi Muda

Regional
Kasus Meningkat, NTT Dapat 3 Alat Deteksi Virus ASF dari Australia

Kasus Meningkat, NTT Dapat 3 Alat Deteksi Virus ASF dari Australia

Regional
Kala KKB Sandera Pilot Susi Air dan 15 Pekerja Bangunan di Nduga...

Kala KKB Sandera Pilot Susi Air dan 15 Pekerja Bangunan di Nduga...

Regional
Dituding Bayar Club Pakai Cek Kosong, Presiden Persiraja Dipolisikan

Dituding Bayar Club Pakai Cek Kosong, Presiden Persiraja Dipolisikan

Regional
Kapolda Papua: KKB Mengira Pesawat Susi Air Akan Dipakai Mengevakuasi 15 Tukang yang Disandera

Kapolda Papua: KKB Mengira Pesawat Susi Air Akan Dipakai Mengevakuasi 15 Tukang yang Disandera

Regional
 [POPULER NUSANTARA] Gempa M 5,2 Guncang Banten | Ijazah Gibran Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri

[POPULER NUSANTARA] Gempa M 5,2 Guncang Banten | Ijazah Gibran Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri

Regional
Kisah Aunil, Pembuat Kue Ganjel Rel Dugderan Khas Kota Semarang

Kisah Aunil, Pembuat Kue Ganjel Rel Dugderan Khas Kota Semarang

Regional
Melihat Sumur Air Tawar di Teluk Bima, Dipakai Warga untuk Kebutuhan Sehari-hari

Melihat Sumur Air Tawar di Teluk Bima, Dipakai Warga untuk Kebutuhan Sehari-hari

Regional
Mengenal Komodo, Karakteristik hingga Perkembangbiakan

Mengenal Komodo, Karakteristik hingga Perkembangbiakan

Regional
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 8 Februari 2023: Berawan hingga Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 8 Februari 2023: Berawan hingga Hujan Sedang

Regional
Pasien Anak Gangguan Ginjal Dirawat di RS Moewardi, Direktur Pastikan Bukan Akut

Pasien Anak Gangguan Ginjal Dirawat di RS Moewardi, Direktur Pastikan Bukan Akut

Regional
Berduel gara-gara Tak Terima Pacar Dirayu, Pelajar SMK di Lombok Tengah Ditusuk

Berduel gara-gara Tak Terima Pacar Dirayu, Pelajar SMK di Lombok Tengah Ditusuk

Regional
Membandel, 4 Lokasi Tambang Liar di Pati Ditutup Paksa ESDM dan Petugas Gabungan

Membandel, 4 Lokasi Tambang Liar di Pati Ditutup Paksa ESDM dan Petugas Gabungan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.