Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Taksi Online di Cilegon Dirampok, Mobil Dibawa Kabur dan Korban Diikat di Pohon

Kompas.com - 22/09/2022, 21:33 WIB
Rasyid Ridho,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

CILEGON, KOMPAS.com - Seorang pengemudi taksi online SM (52) warga Kota Cilegon, Banten, jadi korban perampokan yang dilakukan oleh penumpangnya.

Mobil Daihatsu Sigra warna merah dengan nomor polisi A 1738 AY dan barang berharga lainnya dibawa kabur pelaku yang berjumlah lima orang.

Sementara korban dibuang dengan kondisi tubuhnya diikat dipohon, kaki dan mata terikat lakban.

Baca juga: Driver Taksi Online di Lampung Dilaporkan Perkosa Penumpang, Korban Ditinggal di Tengah Jalan

Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Mochamad Nandar mengatakan, peristiwa tersebut pencurian dengan kekerasan yang dialami oleh pengemudi taksi online terjadi pada Minggu (11/9/2022).

"Korban yang bekerja sebagai driver online mendapatkan order penumpang di depan PT. Dover Chemical untuk diantarkan ke SMAN 2 KS," kata Nandar.

Sesampainya dilokasi penjemputan, terdapat lima orang pria kemudian masuk ke dalam mobil. Tanpa rasa curiga, korban melakukan perjanalannnya menuju lokasi tujuan.

"Sesampai nya di lokasi tujuan, tiba-tiba leher korban di ikat dengan menggunakan tali tambang dengan kencang sampai tidak sadarkan diri," ujar Nanadar.

Mengetahui korban tidak sadakan diri, para pelaku kemudian menutup mata dengan lakban, lalu tangannya diikat tali tambang.

Baca juga: Pengemudi Taksi Online Dirampok Saat Sedang Tidur, Pelaku Dikejar Sampai Masuk Gang Buntu

Kendaraan milik korban kemudian melaju ke tempat sepi di Kampung Pasir Awi, Desa Sukabaris, Kecamatan Warunginkurung, Kabupaten Serang.

Merasa aman, para pelaku mengeluarkan korban dari kendaraan miliknya kemudian tubuhnya diikat di pohon lalu kabur membawa barang-barang berharga.

"Barang milik korban yang diambil oleh para pelaku yaitu satu unit mobil Daihatsu Sigra, satu unit handphone dan dompet berisikan identitas dan uang Rp500.000," ujar Nandar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Absen Saat Tes Kompetensi, 1 Peserta Gugur dari Seleksi Anggota KPID Jateng

Absen Saat Tes Kompetensi, 1 Peserta Gugur dari Seleksi Anggota KPID Jateng

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Yalimo

Gempa M 5,7 Guncang Yalimo

Regional
Sederet Fakta Anak Bunuh Ayah di Kebumen, dari Sakit Hati lalu Kabur ke Hutan

Sederet Fakta Anak Bunuh Ayah di Kebumen, dari Sakit Hati lalu Kabur ke Hutan

Regional
Mari Bantu Kakek Geong yang Hidup di Gubuk Reyot Sendirian

Mari Bantu Kakek Geong yang Hidup di Gubuk Reyot Sendirian

Regional
Kapolda Jateng Datangi Sukolilo Pati, Minta Warga Tak Main Hakim Sendiri

Kapolda Jateng Datangi Sukolilo Pati, Minta Warga Tak Main Hakim Sendiri

Regional
Jurus Pemda Selamatkan RSUD Nunukan agar Tak Kolaps, Kucurkan Dana dari BTT dan APBD Perubahan

Jurus Pemda Selamatkan RSUD Nunukan agar Tak Kolaps, Kucurkan Dana dari BTT dan APBD Perubahan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com