Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalak Bali, Burung Endemik Bali yang Nyaris Punah

Kompas.com - 07/09/2022, 22:46 WIB
Dini Daniswari

Editor

KOMPAS.com - Jalak Bali berasal dari Provinsi Bali.

Jalak Bali yang memiliki nama latin Leucopsar rothschildi ini merupakan burung yang hanya terdapat di Bali atau endemik Bali.

Masyarakat setempat mengenal sebagai curik putih atau curik Bali. Burung ini telah menjadi maskot Pulau Dewata sejak 1991.

Jalak Bali pernah menjadi gambar pada kepingan uang logam Rp 200 terbitan 2008.

Jalak Bali

Ciri-ciri Jalak Bali

Pertama kali, Jalak Bali ditemukan oleh Dr Walter Rothschild, pakar satwa berkebangsaan Inggris pada tahun 1910.

Kemudian Rothschild mempublikasikan melalui jurnal ilmiah. Saat itu, populasi Jalak Bali di alam liar mencapai 500 hingga 900 ekor.

Baca juga: Jalak Bali: Taksonomi, Morfologi, dan Perilaku

Jalak Bali memiliki ukuran agak besar dengan panjang tubuh dari kepala sampai ekor sekitar 21-25cm.

Bulu burung dominan putih dengan corak hitam pada sayap dan ekor, sedangkan bagian pipi tidak ditumbuhi bulu.

Mata Jalak Bali berwarna coklat tua dengan daerah sekitar kelopak mata tidak berbulu dan berwarna biru tua.

Bagian kepala dihiasi jambul berwarna putih indah. Jalak Bali jantan memiliki jambul yang lebih panjang.

Jalak Bali yang dilepasliarkan di Taman Nasional Bali Barat, Sabtu (27/6/2020).Istimewa Jalak Bali yang dilepasliarkan di Taman Nasional Bali Barat, Sabtu (27/6/2020).

Kaki Jalak Bali berwarna abu-abu biru dengan empat jari jemari.

Paruh Jalak Bali berbentuk runcing dengan panjang 2-5 cm. Bentuk paruhnya khas, yaitu pada bagian atasnya ada peninggian yang memipih tegak.

Warna paruh berupa abu-abu kehitaman dengan ujung berwarna kuning kecoklatan.

Jalak Bali merupakan burung yang senang bergerombol, namun jika sudah menemukan pasangannya maka burung itu akan hidup berdua.

Habitat Jalak Bali

Persebaran terbanyak Jalak Bali di daerah Bubunan-Buleleng hingga Gilimanuk, sebagai pintu masuk Bali dari Pulau Jawa. Burung ini memiliki habitat asli terbatas.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Regional
Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Regional
Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Regional
Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Regional
Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com