Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lokasi Motornya Curian Dibocorkan, Residivis di Sumsel Aniaya Tetangga hingga Tewas

Kompas.com - 31/08/2022, 18:07 WIB
Aji YK Putra,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

MURATARA, KOMPAS.com- Seorang residivis kasus pencurian dan kekerasan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, bernama Riki (32) nekat menganiaya tetangganya hingga tewas.

Korban Irwansyah (35) dianiaya menggunakan senjata tajam oleh Riki saat sedang mengendari motor bersama istri dan anaknya.

Akibat kejadian tersebut, anak dan istri korban pun menjadi trauma lantaran Irwansyah tewas dengan kondisi mengenaskan.

Baca juga: Baru Bebas Penjara, Seorang Residivis Kasus Curas Kembali Dipenjarakan Adik Kandungnya

Kapolsek Karang Dapo AKP Forliamzons mengatakan, peristiwa itu berlangsung pada dua tahun silam tepatnya pada Rabu 2 September 2022.

Dari hasil pemeriksaan, motif tersangka Riki nekat membunuh Irwansyah karena kesal akibat korban membocorkan tempat penyimpanan motor curiannya kepada seseorang.

Mengetahui Irwansyah adalah orang yang membocorkan, pelaku pun marah dan mencari keberadaan korban.

“Pelaku sempat mendatangi rumah korban dan orang tuanya. Namun korban saat itu tidak ada. Keluarga korban semuanya diancam oleh pelaku,” kata Forliamzons, Rabu (31/8/2022).

Baca juga: Bebas Usai Dapat Remisi HUT Ke-77 RI, Spesialis Curanmor di Bali Kembali Ditangkap

Karena Irwansyah tak ada di tempat, Riki pun bersembunyi untuk mengintai korban dari rumah kosong di Jalan Poros Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

Melihat korban sedang melintas menggunakan sepeda motor bersama istri dan anaknya, pelaku langsung mengejar dan menganiayanya membabi buta menggunakan senjata tajam.

“Korban tidak sempat melawan karena diserang dari belakang. Sehingga, korban tewas di tempat disaksikan oleh istri dan anaknya,” ujar Forliamzons.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Regional
30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

Regional
Pimpinan Ponpes Cabul di Semarang Divonis 15 Tahun Penjara

Pimpinan Ponpes Cabul di Semarang Divonis 15 Tahun Penjara

Regional
Viral, Video Penggerebekan Judi di Kawasan Elit Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Penggerebekan Judi di Kawasan Elit Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Regional
Polisi Aniaya Istri Gunakan Palu Belum Jadi Tersangka, Pelaku Diminta Mengaku

Polisi Aniaya Istri Gunakan Palu Belum Jadi Tersangka, Pelaku Diminta Mengaku

Regional
Ngrembel Asri di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Ngrembel Asri di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Regional
Lansia Terseret Banjir Bandang, Jasad Tersangkut di Rumpun Bambu

Lansia Terseret Banjir Bandang, Jasad Tersangkut di Rumpun Bambu

Regional
Polda Jateng: 506 Kasus Kecelakaan dan 23 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran 2024

Polda Jateng: 506 Kasus Kecelakaan dan 23 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran 2024

Regional
Disebut Masuk Bursa Pilgub Jateng, Sudirman Said: Cukup Sekali Saja

Disebut Masuk Bursa Pilgub Jateng, Sudirman Said: Cukup Sekali Saja

Regional
Bupati dan Wali Kota Diminta Buat Rekening Kas Daerah di Bank Banten

Bupati dan Wali Kota Diminta Buat Rekening Kas Daerah di Bank Banten

Regional
Pengusaha Katering Jadi Korban Order Fiktif Sahur Bersama di Masjid Sheikh Zayed Solo, Kerugian Rp 960 Juta

Pengusaha Katering Jadi Korban Order Fiktif Sahur Bersama di Masjid Sheikh Zayed Solo, Kerugian Rp 960 Juta

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com