Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/08/2022, 17:04 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Santri, ulama, serta kiai yang tergabung dalam Forum Aliansi Santri Banten mendesak agar Suharso Monoarfa minta maaf secara terbuka, terkait pernyatannya soal "amplop kiai". 

Tak hanya itu, mereka meminta Suharso mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan kabinet Indonesia Maju sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Pernyataan "amplop kiai" ini disampaikan saat berpidato pada kegiatan Pembekalan Antikorupsi Politik Cerdas Berintegritas (PCB) untuk PPP di Gedung ACLC KPK, Jakarta, (15/8/2022). 

"Kami juga mengimbau ke Pak Presiden untuk mempertimbangkan Pak Suharso di kabinet saat ini. Kami dari aliansi Banten akan menjadi garda terdepan menjaga marwah pesantren dan kiai," kata Haris saat demo di Kantor DPW PPP Banten Jalan Lingkar Selatan, Ciracas, Kota Serang, Senin (29/8/2022).

Baca juga: 25 SMA Terbaik di Banten Berdasar Nilai UTBK 2022, MAN Insan Cendekia Serpong Peringkat 1 Nasional

Selain itu, Haris meminta Suharso Monoarfa diproses hukum untuk pernyataannya yang dinilai melukai hati para santri dan kiai di Banten bahkan se-Indonesia.

"Segera diproses diadili karena sudah mendistorsi marwah kiai dan pesantren dan segera dijerat Pak Suharso dengan UU ITE," ujar Haris.

Bahkan, pihaknya telah menyiapkan pengacara untuk  melaporkan Suharso Monoarfa ke Polda Banten terkait ujaran kebencian.

Di sisi lain, Haris meminta Suharso Monoarfa untuk secepatnya meminta maaf secara terbuka dengan pernyataannya tersebut.

"Segera Pak Monoarfa melakukan permohonan maaf kepada seluruh kiai di nusantara karena ini sudah mencederai, melukai seluruh kiai," tegasnya.

Ketua DPW PPP Banten Subadri Ushuludin mengatakan, para santri dan kiai di Banten bersabar dan tidak menelan mentah-mentah soal pemberitaan dugaan ujaran kebencian Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Petir

Regional
Jelang Ramadhan, Bulog Maluku Datangkan 2.175 Ton Beras

Jelang Ramadhan, Bulog Maluku Datangkan 2.175 Ton Beras

Regional
Bali Targetkan Penggunaan 140.000 Sepeda Motor dan 5.700 Mobil Listik pada 2026

Bali Targetkan Penggunaan 140.000 Sepeda Motor dan 5.700 Mobil Listik pada 2026

Regional
9 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Padang Panjang, 3 Orang Tewas

9 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Padang Panjang, 3 Orang Tewas

Regional
Serangan Umum Surakarta, Perang 4 Hari 4 Malam Akibat Agresi Militer Belanda II

Serangan Umum Surakarta, Perang 4 Hari 4 Malam Akibat Agresi Militer Belanda II

Regional
Begini 4 Arahan Ganjar untuk Tangani Kemiskinan Ekstrem: Kontak Saya, Laporkan, dan Usulkan!

Begini 4 Arahan Ganjar untuk Tangani Kemiskinan Ekstrem: Kontak Saya, Laporkan, dan Usulkan!

Regional
Uang Rp 35 Juta Milik Eks Wagub NTT Raib di Rekening, Polisi Minta Keterangan Sejumlah Pihak

Uang Rp 35 Juta Milik Eks Wagub NTT Raib di Rekening, Polisi Minta Keterangan Sejumlah Pihak

Regional
Polisi di Bima Jadi Tersangka Peredaran Narkoba

Polisi di Bima Jadi Tersangka Peredaran Narkoba

Regional
Kuota 17.680 per Tahun dengan Harga Lebih Mahal, Antrean Haji Khusus Sampai 8 Tahun

Kuota 17.680 per Tahun dengan Harga Lebih Mahal, Antrean Haji Khusus Sampai 8 Tahun

Regional
Bhabinkamtibmas di Banyumas Ini Sediakan Mobil Khusus untuk Antar Jemput Gratis Buat Warga Berobat

Bhabinkamtibmas di Banyumas Ini Sediakan Mobil Khusus untuk Antar Jemput Gratis Buat Warga Berobat

Regional
Selain 'Infak', 'Zakat' Juga Jadi Kode Penitipan Calon Mahasiswa Unila

Selain "Infak", "Zakat" Juga Jadi Kode Penitipan Calon Mahasiswa Unila

Regional
Kisah Astuti, Orang Utan yang Terselamatkan dari Perdagangan Satwa Liar

Kisah Astuti, Orang Utan yang Terselamatkan dari Perdagangan Satwa Liar

Regional
Selama Januari 2023, Dinkes Sumbawa Catat 71 Kasus DBD

Selama Januari 2023, Dinkes Sumbawa Catat 71 Kasus DBD

Regional
Islamic Center Samarinda Terbakar Jelang Shalat Maghrib, Alami Korsleting Listrik

Islamic Center Samarinda Terbakar Jelang Shalat Maghrib, Alami Korsleting Listrik

Regional
Diteriaki Ban Kempis, Uang Rp 96 Juta Dalam Mobil Raib Digondol Maling di Mataram

Diteriaki Ban Kempis, Uang Rp 96 Juta Dalam Mobil Raib Digondol Maling di Mataram

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.