Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bukit Panguk Kediwung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Kompas.com - 29/07/2022, 14:07 WIB
Dini Daniswari

Editor

Pada pagi buta, lokasi wisata sudah buka dan sudah dipenuhi pengunjung yang ingin melihat sunrise.

Untuk melihat sunrise, ada baiknya pengunjung memeriksa kondisi cuaca. Jika malam turun hujan maka tidak direkomendasikan untuk berkunjung karena sunrise diperkirakan tidak kelihatan.

Baca juga: Hutan Pinus Seribu Batu Songgo Langit Yogyakarta, Bisa Glamping Asyik

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah musim kemarau. Jika pada pagi hari tidak bisa melihat sunrise, pengunjung dapat melihat sunset pada sore hari.

Harga Tiket Bukit Panguk Kediwung

Untuk menikmati keindahan Bukit Panguk Kediwung, pengunjung akan dikenakan tiket masuk senilai Rp 3.000. Sedangkan, biaya parkir kendaraan Rp 2.000.

Rute Bukit Panguk Kediwung

Jarak tempuh Bukit Panguk Kediwung dari Kota Yogyakarta sekitar 20 Km dengan waktu tempuh sekitar satu jam.

Rute perjalanan ke  arah selatan Kota Yogyakarta atau tepatnya ke Jalan Imogiri Timur. Kemudian, ikuti jalan hingga menemukan Pasar Imogiri lalu belok kiri.

Perjalanan dilanjutkan ke arah Dlingo, dari sana ada papan petunjuk menuju Bukit Panguk Kediwung.

Akses jalan ke Bukit Panguk Kediwung sudah di aspal namun kontur jalannya naik turun.

Disarankan, pengunjung menggunakan kendaraan pribadi karena angkutan umum masih cukup sulit.

Sumber:

visitingjogja.jogjaprov.go.id dan bantulpedia.bantulkab.go.id

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Stigma terhadap Aceh Bakal Menguat jika BNN Razia Kuliner Mengandung Ganja

Stigma terhadap Aceh Bakal Menguat jika BNN Razia Kuliner Mengandung Ganja

Regional
Hapus Stigma Makanan Aceh Mengandung Ganja, BNN Bakal Razia Rumah Makan

Hapus Stigma Makanan Aceh Mengandung Ganja, BNN Bakal Razia Rumah Makan

Regional
Remaja di Kupang Tikam Seorang Pria karena Dianiaya Saat Melintas di Acara Pesta Ulang Tahun

Remaja di Kupang Tikam Seorang Pria karena Dianiaya Saat Melintas di Acara Pesta Ulang Tahun

Regional
Berendam di Pemandian Air Panas, Warga Ambarawa Meninggal Usai Membasahi Kaki

Berendam di Pemandian Air Panas, Warga Ambarawa Meninggal Usai Membasahi Kaki

Regional
Ikut Penjaringan Pilkada di Empat Partai, Sekda Semarang: Kehendak Semesta

Ikut Penjaringan Pilkada di Empat Partai, Sekda Semarang: Kehendak Semesta

Regional
Perayaan Waisak, Ada Pelarungan Pelita di Sekitar Candi Borobudur

Perayaan Waisak, Ada Pelarungan Pelita di Sekitar Candi Borobudur

Regional
Goa Garunggang di Bogor: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Goa Garunggang di Bogor: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Longsor di Maluku Tengah, Satu Rumah Warga Ambruk

Longsor di Maluku Tengah, Satu Rumah Warga Ambruk

Regional
Kunjungi Bocah Korban Kekerasan Seksual, Walkot Pematangsiantar Beri Motivasi hingga Santunan

Kunjungi Bocah Korban Kekerasan Seksual, Walkot Pematangsiantar Beri Motivasi hingga Santunan

Regional
Pemkot Semarang Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut, Mbak Ita: Cambuk agar Lebih Baik

Pemkot Semarang Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut, Mbak Ita: Cambuk agar Lebih Baik

Regional
Organisasi Guru di Demak Tolak Larangan Study Tour, Ini Kata Mereka

Organisasi Guru di Demak Tolak Larangan Study Tour, Ini Kata Mereka

Regional
Teknisi di Lampung Gondol Rp 1,3 Miliar, Curi dan Jual Data Internet

Teknisi di Lampung Gondol Rp 1,3 Miliar, Curi dan Jual Data Internet

Regional
Warga Cepu Temukan Fosil Gading Gajah Purba, Diduga Berusia 200.000 Tahun

Warga Cepu Temukan Fosil Gading Gajah Purba, Diduga Berusia 200.000 Tahun

Regional
Video Viral Seorang Pria di Kupang Dipukul Pakai Kayu di Tangan hingga Pingsan, Kasus Berujung ke Polisi

Video Viral Seorang Pria di Kupang Dipukul Pakai Kayu di Tangan hingga Pingsan, Kasus Berujung ke Polisi

Regional
Pembunuh Kekasih Sesama Jenis di Banten Dituntut 16 Tahun Penjara

Pembunuh Kekasih Sesama Jenis di Banten Dituntut 16 Tahun Penjara

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com