Kasus PMK di Bandung Meningkat Jelang Idul Adha 2022, MUI Jabar: Jangan Khawatir Jika Gejalanya Ringan

Kompas.com - 01/07/2022, 17:48 WIB

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran, mengatakan bahwa kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencapai angka 7.188 ekor hingga mencakup 30 kecamatan dan 81 desa.

Tisna mengatakan, penularan tertinggi berada di Kecamatan Pangalengan dengan 2.971 ekor sapi yang terkonfirmasi terjangkit PMK.

“Disusul dengan Kecamatan Kertasari sebanyak 1.038, kemudian di Kecamatan Pasirjambu 391 ekor, lanjut Kecamatan Ciwider 107 ekor, dan Kecamatan Cileunyi 117 ekor. Itu posisi kecamatan tertinggi,” jelas Tisna, dikutip dari regional.kompas.com, Kamis (30/06/2022).

Imbauan MUI Jabar tentang penyembelihan hewan kurban

Di tengah merebaknya kasus PMK di wilayah Jawa Barat, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat (MUI Jabar), Rachmat Syafeii, mengatakan bahwa MUI telah merilis fatwa terkait ketentuan hewan yang sah dikurbankan.

Fatwa tersebut menyatakan, hewan dengan PMK yang memiliki gejala ringan tetap sah dijadikan sebagai hewan kurban. Oleh sebab itu, Rachmat meminta masyarakat agar tidak terlalu khawatir mengenai hal ini.

Baca juga: 6 Hewan Positif PMK Dijual Bebas di Semarang, Satpol PP Ancam Bongkar Lapak Penjual Nakal

“MUI mengimbau agar (PMK) tidak menjadi kekhawatiran, sepanjang penyakitnya ringan. Untuk mengatasi itu sudah bergerak kan dokter hewan,” kata Rachmat kepada Kompas.com, Jumat (01/07/2022).

Rachmat mengingatkan bahwa hewan ternak untuk konsumsi sehari-hari, bukan untuk kurban, juga harus dalam kondisi yang sehat.

Jadi, jika hewan ternak dibeli dalam kondisi sehat dan sakit parah saat akan disembeli, hewan tersebut tetap dinyatakan tidak sah.

Di samping itu, Rachmat mengatakan, pemerintah akan terus memantau kesehatan hewan-hewan ternak di tengah wabah PMK. Oleh sebab itu, Rachmat kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu takut untuk menyembelih hewan saat Idul Adha nanti.

“Jangan sampai (hewan) yang sudah dibeli masyarakat tidak jadi dikurbankan,” ujarnya.

Baca juga: Peternak di Lombok Barat Keluhkan Harga Sapi Turun hingga Rp 5 Juta Imbas PMK

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenguk Korban, Pangdam Pastikan Oknum TNI Penendang Suporter Arema Diproses Internal

Jenguk Korban, Pangdam Pastikan Oknum TNI Penendang Suporter Arema Diproses Internal

Regional
Perjuangan Pasien Kritis di Mamuju, Ditandu Naik Perahu 7 Kilometer ke Puskesmas Terdekat

Perjuangan Pasien Kritis di Mamuju, Ditandu Naik Perahu 7 Kilometer ke Puskesmas Terdekat

Regional
UPDATE: 31 Polisi Diperiksa Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik dalam Tragedi Kanjuruhan

UPDATE: 31 Polisi Diperiksa Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik dalam Tragedi Kanjuruhan

Regional
27,7 Juta Penduduk Jateng Terdaftar sebagai Peserta Pemilu, Terbesar Ketiga di Indonesia

27,7 Juta Penduduk Jateng Terdaftar sebagai Peserta Pemilu, Terbesar Ketiga di Indonesia

Regional
Kecelakaan Beruntun di Lumajang Truk Gandeng Tabrak 3 Kendaraan, 2 Tewas

Kecelakaan Beruntun di Lumajang Truk Gandeng Tabrak 3 Kendaraan, 2 Tewas

Regional
Mayat Bayi Perempuan Membusuk Ditemukan Tersangkut di Batu Sungai Iting Lombok

Mayat Bayi Perempuan Membusuk Ditemukan Tersangkut di Batu Sungai Iting Lombok

Regional
Istri dan Anak Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK, Ini Alasannya

Istri dan Anak Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK, Ini Alasannya

Regional
Tersandung Kasus Asusila, Mahasiswa Alumni Liga Dangdut Ditangkap Polisi

Tersandung Kasus Asusila, Mahasiswa Alumni Liga Dangdut Ditangkap Polisi

Regional
Oknum TNI Penendang Suporter Arema FC Minta Maaf kepada Korban

Oknum TNI Penendang Suporter Arema FC Minta Maaf kepada Korban

Regional
Kedua Putrinya Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Ayah Korban: Janji Presiden Saya Tunggu

Kedua Putrinya Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Ayah Korban: Janji Presiden Saya Tunggu

Regional
Pernah Tembak Anak Kecil hingga Ledakkan Bom ke Rumah Warga, Pria di Riau Ditangkap Polisi

Pernah Tembak Anak Kecil hingga Ledakkan Bom ke Rumah Warga, Pria di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Kendala Jaringan Internet, 1027 Tenaga Honorer di Perbatasan RI–Malaysia Belum Terinput

Kendala Jaringan Internet, 1027 Tenaga Honorer di Perbatasan RI–Malaysia Belum Terinput

Regional
Gibran Minta Spanduk 'Mataram Is Love' Dipasang di Stadion Manahan Solo, Sebagai Bentuk Perdamaian

Gibran Minta Spanduk "Mataram Is Love" Dipasang di Stadion Manahan Solo, Sebagai Bentuk Perdamaian

Regional
Catatan Jokowi usai Tinjau Lokasi Kerusuhan yang Menelan Ratusan Korban di Stadion Kanjuruhan

Catatan Jokowi usai Tinjau Lokasi Kerusuhan yang Menelan Ratusan Korban di Stadion Kanjuruhan

Regional
Pramugari Dipanggi Jadi Saksi, Pengacara Lukas Enembe: KPK Mengigau...

Pramugari Dipanggi Jadi Saksi, Pengacara Lukas Enembe: KPK Mengigau...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.