Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Suspek PMK, Seluruh Pasar Hewan di Kabupaten Magelang Tutup 14 Hari

Kompas.com - 24/05/2022, 15:19 WIB
Kontributor Magelang, Ika Fitriana,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

Menurutnya, penutupan dilakukan 14 hari karena mengikuti masa inkubasi virus yang menyebabkan PMK.

Selama penutupan itu, pihaknya akan memantau jika ditemukan lagi suspek.

"Ketika pasar hewan tutup, maak Tim Puskeswan dan dokter hewan akan berkonsentrasi kepada masyarakat, mengamati apakah terjadi penularan lagi dari hewan ternak yang suspek itu," imbuh Jony.

Baca juga: Pasar Hewan di Kota Batu Ditutup Mulai Hari Ini

Jony melanjutkan, salah satu pasar hewan terbesar ada di Kecamatan Muntilan, dimana hewan ternak yang diperjualbelikan berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Pembelinya juga dari berasal dari berbagai daerah, seperti dari Jawa Barat. Masalahnya, hewan ternak yang diperjualbelikan itu petugas juga sulit mengidentifikasi karena banyak yang tidak dilengkapi surat keterangan sehat dari dokter hewan," tandas Jon.

Dikatakan, melalui Surat Edaran (SE) Bupati Magelang, para camat se-Kabupaten Magelang telah diminta untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya peternak, apabila menemukan hewan ternak dengan ciri-ciri PMK agar segera mengisolasi hewan tersebut dan melaporkan kepada petugas Dispeterikan setempat.

Meski demikian, Jony memastikan, PMK hewan ternak tidak berbahaya bagi manusia.

Hanya saja mengacam populasi sapi, domba dan hewan ternak sejenisnya.

Baca juga: Kasus PMK Ditemukan, Pasar Ternak di Padang Pariaman Ditutup

Hingga saat ini populasi sapi di Kabupaten Magelang mencapai 80.000 ekor, dan kambing atau domba sebanyak 150.000 ekor.

Sapi yang sudah sembuh dari PMK masih bisa menularkan (carrier) selama 2 tahun, sedangkan kambing atau domba selama 6 bulan.

"PMK tidak menular ke manusia. Daging hewan yang terjangkit PMK aman dikonsumsi, asal dimasak dengan sempurna," tandas Jony.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Usai Dicabuli Pacarnya, Bocah SD di Banggai Dijual ke Sejumlah Pria

Usai Dicabuli Pacarnya, Bocah SD di Banggai Dijual ke Sejumlah Pria

Regional
PKB Klaim Sepakat Koalisi dengan Gerindra di Pilkada Demak

PKB Klaim Sepakat Koalisi dengan Gerindra di Pilkada Demak

Regional
Menara Syahbandar Sleko, Pengawas Jalur Perdagangan di Kota Semarang

Menara Syahbandar Sleko, Pengawas Jalur Perdagangan di Kota Semarang

Regional
Polda Jambi Tangkap Tersangka Pemalsu Dokumen Ko Apex di Tangerang

Polda Jambi Tangkap Tersangka Pemalsu Dokumen Ko Apex di Tangerang

Regional
Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Terkena 'Baby Blues Syndrome', Ini Kata Psikolog Forensik

Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Terkena "Baby Blues Syndrome", Ini Kata Psikolog Forensik

Regional
4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

Regional
Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Regional
Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Regional
1.165 Calon Siswa Hubungi 'Call Center' PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

1.165 Calon Siswa Hubungi "Call Center" PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

Regional
6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

Regional
PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

Regional
Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Regional
Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Regional
3 PNS Diusulkan Jadi Pj Bupati Aceh Utara

3 PNS Diusulkan Jadi Pj Bupati Aceh Utara

Regional
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com