Kompas.com - 19/05/2022, 13:38 WIB

KOMPAS.com – Bupati Wonogiri Joko Sutopo memastikan hingga saat ini kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Wonogiri masih nol.

Kepastian itu berdasarkan data terakhir pelacakan yang dilakukan tim di pasar-pasar hewan Kabupaten Wonogiri.

“Kami masih zero PMK. Data terbaru tadi malam dari investigasi tim di pasar tradisional dan pasar hewan di Kabupaten Wonogiri belum ditemukan kasus PMK,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (19/5/2022).

Bupati yang akrab disapa Jekek itu menjelaskan, pihaknya mencegah penularan PMK dari luar daerah dengan mewajibkan hewan ternak yang masuk ke Kabupaten Wonogiri harus disertai surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

Seluruh hewan ternak yang keluar dan masuk Kabupaten Wonogiri pun harus dipastikan bebas dari PMK.

Bagi pedagang hewan ternak yang tidak dapat melampirkan SKKH, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri melarang berjualan di pasar di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Baca juga: KA Batara Kresna Relasi Wonogiri-Purwosari Tabrak Mobil di Sukoharjo, Pengemudi Selamat

“Bagi pedagang hewan ternak yang tidak dapat menunjukkan SKKH yang menyatakan hewannya sehat maka tidak boleh melakukan tata niaga perdagangan di Kabupaten Wonogiri,” tegasnya.

Jekek menyebutkan, hal tersebut merupakan bentuk pendekatan yang persuasif untuk melindungi hewan ternak di Wonogiri agar terhindar dari PMK.

Tak hanya itu, Pemkab Wonogiri juga mengawasi masuknya sapi-sapi kiriman dari Jawa Timur (Jatim) untuk mengantisipasi menularnya PMK di Bumi Gaplek.

Terlebih, saat ini ribuan sapi di Jatim sudah terinfeksi PMK dalam sepekan terakhir.

Jekek menuturkan Pemkab Wonogiri membentuk tim khusus turun ke lapangan mengecek kondisi sapi di pasar hewan dan mengawasi ketat keluar masuknya hewan ternak di Kabupaten Wonogiri.

Baca juga: Ribuan Sapi di Jawa Timur Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku, Pemkab Wonogiri Awasi Ketat Sapi Kiriman dari Jatim

Selain itu, tim juga melakukan uji sampling terhadap hewan ternak  yang keluar masuk di Kabupaten Wonogiri.

Pengujian tersebut penting dilakukan agar Pemkab Wonogiri dapat mendeteksi dini bila terjadi temuan kasus sapi terinfeksi PMK.

Jekek menilai, pengawasan itu penting mengingat populasi sapi di Wonogiri saat ini mencapai 158.000 ekor. Jumlah itu merupakan angka terbesar kedua populasi sapi di Jawa Tengah.

Dia khawatir bila tidak dilakukan pengecekan dini, PMK dapat menulari sapi-sapi milik petani di Kabupaten Wonogiri.

Pasalnya, bila sapi-sapi di Wonogiri terinfeksi PMK, akan terjadi kerugian ekonomi yang luar biasa bagi peternak.

Untuk itu, Jekek meminta seluruh peternak waspada dan meningkatkan kebersihan kandang agar sapi di wilayah Kabupaten Wonogiri tak terinfeksi PMK.

Lebih lanjut, Jekek mengatakan, Pemkab Wonogiri akan turun langsung ke pasar-pasar hewan untuk memastikan hewan ternak yang dijual bebas dari PMK.

Baca juga: Waspadai Hepatitis Akut, Pemkab Wonogiri Perketat Pengawasan Kantin dan Penjual Jajanan di Sekolah

“Senin depan nanti saya turun langsung ke Pasar Pracimantoro untuk melihat dan berdialog langsung dengan pelaku ekonomi bidang peternakan,” ungkapnya.

Berikut hasil pemeriksaan kesehatan hewan ternak di pasar hewan untuk waspada PMK:

No.

Hari/Tanggal

Tempat Jumlah petugas Jumlah pedagang Jumlah ternak Hasil pemeriksaan
1.

Selasa Legi, 10 Mei 2022

Pasar Hewan Wuryantoro

7 84 264

Tidak ditemukan gejala mengarah PMK

2.

Kamis Pon, 12 Mei 2022

Pasar Hewan Purwantoro

13 215 686

Tidak ditemukan gejala mengarah PMK

3.

Jum’at Wage, 13 Mei 2022

Pasar Hewan Pracimantoro

16 125 465  

Tidak ditemukan gejala mengarah PMK

4.

Minggu legi, 15 Mei 2022

Pasar hewan Wuryantoro

11 81 224

Tidak ditemukan gejala mengarah PMK

5.

Selasa Pon, 17 Mei 2022

Pasar Hewan Sidoharjo

11 102 159

Tidak ditemukan gejala mengarah PMK

6.

Selasa Pon, 17 Mei 2022

Pasar Hewan Purwantoro

13 149 444

Tidak ditemukan gejala mengarah PMK

7.

Rabu wage, 18 Mei 2022

Pasar Hewan Pracimantoro

11 100 694

Tidak ditemukan gejala mengarah PMK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Regional
Akselerasi Penyelesaian PTSL di Jatim, Gubernur Khofifah Minta BPN Gelar Kembali Rakor dan Sinkronisasi GTRA

Akselerasi Penyelesaian PTSL di Jatim, Gubernur Khofifah Minta BPN Gelar Kembali Rakor dan Sinkronisasi GTRA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.