Kapal Asal Rembang Dibakar Massa di Kalsel, Dianggap Rusak Terumbu Karang karena Tangkap Ikan dengan Cantrang

Kompas.com - 15/04/2022, 10:45 WIB
Editor Rachmawati

"Ya pasrah, kalau enggak mati, ya hidup itu," kata dia.

"Ketika perahu kecil-kecil itu merapat, rencananya kapal kami akan dibakar hidup-hidup sama orangnya," tambah dia.

Baca juga: Oknum Perangkat Desa di Rembang Nekat Palsukan Surat Kematian Warganya yang Masih Hidup karena Dendam

Menurut Imawan, ada ratusan warga yang mengepung dan membakar kapal yang ia tumpangi.

"Ada 50 kapal (yang mengepung), satu kapal dinaiki sekitar 7 sampai 9 orang," ujar dia.

Sesaat sebelum kapal mereka dibakar menggunakan bom molotov, ada tiga kapal kecil milik nelayan lain yang meminta mereka meloncat ke kapal tersebut.

"Tapi, ada kapal yang kasihan terus mendekat dan bilang 'mas, kalau nyawa abang pengin selamat ikut saya', langsung semua pada naik, ini ABK langsung dijauhkan dan kapal langsung dibakar," terang dia.

Menurutnya nelayan yang menyelamatkan mereka berawal dari Banjarmasin.

Baca juga: Usai Macet Parah, Lalu Lintas di Jalur Pantura Pati-Rembang Sudah Kembali Normal

Namun mereka tak langsung turun ke dermaga karena banyak warga yang emosional menunggu mereka.

Mereka sempat diajak berdiskusi dan tetap berada di laut sembari menunggu pihak kepolisian mendatangi dermaga.

"Setelah berada di kapal, kami dijauhkan dari kapal yang terbakar dan dari dermaga, kemudian sempat diskusi juga, karena di dermaga sudah banyak warga, sembari menunggu aparat berwajib, ketika aparat datang baru kami diturunkan ke dermaga," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdampak Hujan Abu, Warga Sekitar Lereng Gunung Semeru Mengungsi

Terdampak Hujan Abu, Warga Sekitar Lereng Gunung Semeru Mengungsi

Regional
Bayi Laki-laki Ditemukan Terbungkus Kardus di Banjarbaru, Diletakkan Bersama Uang dan Susu

Bayi Laki-laki Ditemukan Terbungkus Kardus di Banjarbaru, Diletakkan Bersama Uang dan Susu

Regional
Lompat ke Laut, Penumpang Kapal Rute Surabaya-Banjarmasin Asal Banten Hilang

Lompat ke Laut, Penumpang Kapal Rute Surabaya-Banjarmasin Asal Banten Hilang

Regional
Sepekan Jelang Pernikahan, Kaesang Disebut Jokowi Masih Bekerja di Jakarta

Sepekan Jelang Pernikahan, Kaesang Disebut Jokowi Masih Bekerja di Jakarta

Regional
UPDATE Erupsi Semeru, Status Naik Jadi Awas dan Hujan Abu di Kabupaten Malang

UPDATE Erupsi Semeru, Status Naik Jadi Awas dan Hujan Abu di Kabupaten Malang

Regional
Sebelum Dibunuh, Pelajar SMA Tewas di Gorong-gorong Sempat Diajak Mabuk Pelaku

Sebelum Dibunuh, Pelajar SMA Tewas di Gorong-gorong Sempat Diajak Mabuk Pelaku

Regional
Aipda AW di Kalteng Diduga Tewas Dibunuh, Polisi Temukan Bekas Luka Tembak dan Sayatan

Aipda AW di Kalteng Diduga Tewas Dibunuh, Polisi Temukan Bekas Luka Tembak dan Sayatan

Regional
Jokowi Minta Maaf jika Pernikahan Kaesang-Erina Nantinya Buat Macet

Jokowi Minta Maaf jika Pernikahan Kaesang-Erina Nantinya Buat Macet

Regional
Jokowi Ungkap Alasan Pura Mangkunegaran Jadi Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Jokowi Ungkap Alasan Pura Mangkunegaran Jadi Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Regional
Gunung Semeru Erupsi, BPBD Tutup Sementara Jalur Penyeberangan di Kali Lanang Curah Kobokan

Gunung Semeru Erupsi, BPBD Tutup Sementara Jalur Penyeberangan di Kali Lanang Curah Kobokan

Regional
Hadiri Rapat Terakhir Persiapan Pernikahan Kaesang-Erina, Jokowi: Sudah 99 Persen

Hadiri Rapat Terakhir Persiapan Pernikahan Kaesang-Erina, Jokowi: Sudah 99 Persen

Regional
Bersihkan Eceng Gondok di Bendungan, Warga Lampung Tewas Tenggelam

Bersihkan Eceng Gondok di Bendungan, Warga Lampung Tewas Tenggelam

Regional
Nadiem Minta Kepala Daerah Segera Angkat Guru Penggerak Jadi Kepala Sekolah

Nadiem Minta Kepala Daerah Segera Angkat Guru Penggerak Jadi Kepala Sekolah

Regional
IRT di Bima Kena Hipnotis, Uang dan Perhiasan Senilai Rp 75 Juta Raib

IRT di Bima Kena Hipnotis, Uang dan Perhiasan Senilai Rp 75 Juta Raib

Regional
DPRD Aceh Utara Buat Aturan Satu Desa Satu Perawat

DPRD Aceh Utara Buat Aturan Satu Desa Satu Perawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.