Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selama Ramadhan, Dinkes Ambon Akan Layani Vaksinasi Covid-19 di Malam Hari

Kompas.com - 05/04/2022, 16:39 WIB
Dheri Agriesta

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Ambon menggelar vaksinasi Covid-19 pada malam hari selama Ramadhan 1443 Hijriah.

"Kita akan membuka layanan vaksinasi malam hari bagi basudara (saudara) umat Islam yang melaksanakan puasa Ramadhan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy seperti dikutip dari Antara, Selasa (5/4/2022).

Baca juga: Wali Kota Ambon Larang ASN Gelar Buka Bersama dan Open House Saat Idul Fitri

Pelayanan vaksinasi Covid-19 di puskesmas sejumlah puskesmas, seperti di kawasan Batu Merah. Sehingga, masyarakat yang menjalankan ibadah puasa bisa melaksanakan vaksinasi di malam hari.

"Kita akan tentukan jadwal pelayanan vaksinasi malam hari di puskesmas, walaupun siang hari lokasi vaksinasi di lapangan merdeka tetap dibuka," katanya.

Vaksinasi selama Ramadhan digelar mengacu pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 3 Tahun 2021 tentang hukum vaksinasi saat berpuasa.

"Jadi vaksinasi tetap digelar selama puasa di wilayah kerja masing-masing puskesmas," ujarnya.

Wendy menambahkan, vaksinasi malam hari digelar sesuai instruksi pemerintah melalui Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 terkait aturan perjalanan orang dalam negeri.

"Melalui edaran tersebut masyarakat akan mencari lokasi vaksinasi terdekat jika berniat mudik," katanya.

Baca juga: Listrik di Ambon Padam Saat Malam Pertama Ramadhan, Warga: Setiap Tahun Penyakitnya Begini

Layanan tidak hanya vaksinasi ketiga atau booster, vaksinasi itu juga melayani dosis pertama dan kedua. Selain itu juga vaksinasi khusus lansia dan anak-anak.

Dinas Kesehatan Kota Ambon menyediakan vaksin merek Sinovac, Moderna, dan AstraZeneca.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Besaran UMP dan UMK 2024 di Provinsi Jawa Tengah

Besaran UMP dan UMK 2024 di Provinsi Jawa Tengah

Regional
Besaran UMP dan UMK 2024 di Provinsi Banten

Besaran UMP dan UMK 2024 di Provinsi Banten

Regional
Presiden Jokowi Cek Stok Beras dan Main Bola di Labuan Bajo

Presiden Jokowi Cek Stok Beras dan Main Bola di Labuan Bajo

Regional
Kronologi Anggota TNI Tewas Dianiaya 2 Senior di Semarang, Pukulan Hantam Leher dan Dada Korban

Kronologi Anggota TNI Tewas Dianiaya 2 Senior di Semarang, Pukulan Hantam Leher dan Dada Korban

Regional
Ketika Ganjar Pranowo Borong Pisang Rebus di CFD Kota Mataram

Ketika Ganjar Pranowo Borong Pisang Rebus di CFD Kota Mataram

Regional
Transmisi Listrik di Bangka Tersambar Petir, Picu Pemadaman Massal

Transmisi Listrik di Bangka Tersambar Petir, Picu Pemadaman Massal

Regional
Erupsi Gunung Marapi di Sumbar Picu Hujan Abu dan Kerikil, 70 Pendaki Dievakuasi

Erupsi Gunung Marapi di Sumbar Picu Hujan Abu dan Kerikil, 70 Pendaki Dievakuasi

Regional
Pengantin Pria di Palembang Minta Ganti Rugi Saat Tahu Calon Istrinya Menghilang Sepekan Sebelum Akad

Pengantin Pria di Palembang Minta Ganti Rugi Saat Tahu Calon Istrinya Menghilang Sepekan Sebelum Akad

Regional
Kisah Ika, Disabilitas di Sumbawa Peraih Gelar S1 yang Ingin Jadi Guru Bahasa Isyarat

Kisah Ika, Disabilitas di Sumbawa Peraih Gelar S1 yang Ingin Jadi Guru Bahasa Isyarat

Regional
Ganjar Pranowo: Masyarakat Butuh Latihan untuk Bisa Mencoblos

Ganjar Pranowo: Masyarakat Butuh Latihan untuk Bisa Mencoblos

Regional
TGB Optimistis Ganjar Menang di NTB yang Jadi Lumbung Suara Prabowo pada Pemilu 2019

TGB Optimistis Ganjar Menang di NTB yang Jadi Lumbung Suara Prabowo pada Pemilu 2019

Regional
Muhaimin Iskandar Optimistis dengan Dukungan dari Kiai-kiai Jatim

Muhaimin Iskandar Optimistis dengan Dukungan dari Kiai-kiai Jatim

Regional
Di Boyolali, Puan Sebut Hidup di Indonesia Tak Berwarna Tanpa Seniman

Di Boyolali, Puan Sebut Hidup di Indonesia Tak Berwarna Tanpa Seniman

Regional
Saat Erupsi, 70 Pendaki Berada di Gunung Marapi

Saat Erupsi, 70 Pendaki Berada di Gunung Marapi

Regional
Gunung Marapi di Sumbar Meletus, Hujan Abu dan Kerikil Landa Warga Agam

Gunung Marapi di Sumbar Meletus, Hujan Abu dan Kerikil Landa Warga Agam

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com